Kompas.com - 21/01/2021, 18:44 WIB
Direktur Utama BRI Sunarso Dok. BRIDirektur Utama BRI Sunarso

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk buka suara terkait rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang akan membentuk holding ultra mikro.

Direktur Utama BRI, Sunarso mengatakan, keputusan holding yang merupakan gabungan antara BRI dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani ini ada di pemegang saham.

"Dalam rangka holding meski sudah sangat menunggu jawaban saya, maka akan saya jawab bahwa itu domainnya pemegang saham dan kami adalah para pihak yang diholdingkan," kata Sunarso dalam konferensi pers RUPSLB secara virtual, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Holding BUMN UMKM Akan Menyasar 57 Juta Pelaku Usaha Mikro

Karena berada di wilayah pemegang saham, BRI akan mengikuti arahan pemegang saham terkait pembentukan holding tersebut.

"Jawabannya kami serahkan kepada pemegang saham dan kami akan ikuti arahan pemegang saham," pungkas Sunarso.

Sebelumnya, Erick Thohir sempat mengatakan akan mensinergikan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI), PT Permodalan Nasional Madani (PMN) dan PT Pegadaian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut mantan bos Inter Milan itu, saat ini bisnis model PMN dan Pegadaian sangat bagus. Namun, pembiayaan yang diberikan berjangka panjang dan memiliki biaya tinggi.

Sedangkan bunga dari pendanaan BRI relatif lebih rendah.

Baca juga: UMKM Harap Bunga Pinjaman Turun Pasca Holding Pembiayaan Terbentuk

“Karena itu kami mau sinergikan dengan platform yang ada di BRI. Karena PNM pinjam MTN ke luar 9 persen, BRI bisa 3 persen, hemat 6 persen. Nah hal ini lah kenapa mau kami sinergikan dari Pegadaian, PNM yang mungkin nanti Pak Wamen mau jelaskan lebih detil,” kata Erick.

Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengatakan, perusahaan induk yang berfokus pada pembiayaan dan pemberdayaan usaha Ultra Mikro (UMi) dan UMKM itu bakal menyasar 57 juta pelaku usaha.

“Kami sudah menggagas integrasi holding ultramikro, di mana akan ada integrasi antara BRI, Pegadaian, dan PNM, di mana holding ultramikro ini akan menyasar 57 juta nasabah UMi yang 30 juta di antaranya masih belum mempunyai akses keuangan formal," tutur Tiko.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.