Realisasi Investasi RI di 2020 Mencapai Rp 826,3 Triliun

Kompas.com - 25/01/2021, 15:48 WIB
Ilustrasi investasi emas untuk pemula. (DOK. SHUTTERSTOCK) Ilustrasi investasi emas untuk pemula. (DOK. SHUTTERSTOCK)

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat terjadinya kenaikan realisasi investasi di sepanjang 2020 sebesar 10,1 persen atau sekitar Rp 9 triliun dari target investasi.

Di sepanjang 2020, realisasi investasi di Indonesia sebanyak Rp 826,3 triliun.

Adapun target yang dicanangkan pemerintah hanya sebesar Rp 817,2 triliun.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Bahlil Gaet Investasi Rp 900 Triliun di 2021

“Target investasi kita di tahun 2020 sebelum pandemi Rp 886 triliun, tapi kemudian karena pandemi kita revisi jadi Rp 817 triliun. Alhamdulillah akibat kerja keras dari teman-teman BKPM itu mampu melakukan pendampingan terhadap investor sebesar Rp 826,3 triliun,” ujar Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers virtual, Senin (25/1/2021).

Bahlil menambahkan, dari total realisasi investasi itu 50,1 persen dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) atau sebesar Rp 413,5 triliun. Perolehan tersebut lebih besar 7 persen atau Rp 386,5 triliun jika dibandingkan tahun 2019.

Adapun realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) di sepanjang 2020 sebesar Rp 412,8 triliun atau sebesar 49,9 persen dari total realisasi investasi keseluruhan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angka tersebut turun 2,4 persen atau 423,1 triliun di tahun 2019.

Baca juga: Vaksin Covid-19 dan UU Cipta Kerja Dianggap Jadi Pendongkrak Investasi

“Ini mungkin dalam sejarah belum pernah terjadi, sangat berimbang. Di era pandemi Covid peran PMDN sangat luar biasa sekali, jadi kita tidak bisa membeda-bedakan antara PMA yang diperioritaskan daripada PMDN. Enggak lagi, karena PMDN cukup luar biasa, mereka sebagai benteng ketahanan terhadap realisasi investasi di era pandemi,” kata dia.

Sementara itu, jika hanya dilihat pada Kuartal IV 2020 saja, realisasi investasi di Indonesia sebesar Rp 214,7 triliun. Jika dibandingkan Kuartal IV 2019 angka itu naik sekitar 3,1 persen.

Di kuartal IV 2020, PMA sebesar Rp 111,1 triliun. Sementara PMDN sebesar Rp 103,6 triliun.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.