Produksi Minyak Blok Cepu Diprediksi Terus Menurun, Ini Langkah yang Diambil SKK Migas

Kompas.com - 03/02/2021, 16:04 WIB
Ilustrasi, Blok Cepu KOMPAS/RINI KUSTIASIHIlustrasi, Blok Cepu

JAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memproyeksikan, produksi minyak di Blok Cepu, Jawa Timur, akan terus menurun mulai tahun 2022.

Berdasarkan data yang dipaparkan Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto, dalam gelaran rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI, penurunan produksi minyak akan terus terjadi hingga menyentuh level 100.000 barel per hari pada 2030.

Padahal, Blok Cepu sempat memiliki peranan besar terhadap produksi minyak dan gas nasional pada 2017 hingga 2020.

Baca juga: SKK Migas Tancap Gas Kejar Target Produksi Minyak 1 Juta Barel per Hari di 2030

Selain itu, pada tahun ini Blok Cepu ditargetkan mampu memproduksi 219.860 barrel minyak per hari dan 55,16 juta stadar kaki kubik gas per hari.

"Blok CEP ini masa PSC-nya adalah tahun 2005 sampai 2035," kata Dwi, Rabu (3/2/2021).

Mantan direktur utama PT Pertamina (Persero) itu pun menyebutkan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mencegah laju penurunan produksi Blok Cepu, seperti manajemen reservoir yang baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, SKK Migas juga akan melakukan monetisasi terhadap produksi gas yang belum dikelola sebelumnya.

"Ketiga, optimasi pengembangan lapangan dan pengeboran sisipan," ujar Dwi.

Baca juga: SKK Migas dan Kontraktor Siapkan Tender Senilai Rp 84 Triliun

Kemudian, SKK Migas akan melakuka pengembangan formasi clastic dan pengembangan lapangan sekitar blok yaitu Cendana dan Alas Tua.

Sebagai informasi, pemegang hak partisipasi Blok Cepu saat ini terdiri dari berbagai perusahaan, yakni, Pertamina EP Cepu 45 persen, ExxonMobil Cepu Ltd 20,5 persen, Ampolex Pte.Ltd 24,5 persen, PT Sarana Patra Hulu Cepu 1 persen, PT Asri Dharma Sejahtera 4,48 persen, PT Blora Patragas Hulu 2,18 persen, dan PT Petrogas Jatim Utama Cendana 2,24 persen.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Resmi Jadi Bank Digital, BRI Agro Ubah Nama Jadi Bank Raya

Resmi Jadi Bank Digital, BRI Agro Ubah Nama Jadi Bank Raya

Whats New
PT KAI Gandeng PT INTI Implementasikan Sistem Kontrol Kereta Terpusat

PT KAI Gandeng PT INTI Implementasikan Sistem Kontrol Kereta Terpusat

Whats New
IHSG Ditutup Merah, Rupiah Menguat Tipis

IHSG Ditutup Merah, Rupiah Menguat Tipis

Whats New
Canda Erick Thohir: Jadi Menteri BUMN Harus Tahan Panas sebab Kursinya Itu Panas

Canda Erick Thohir: Jadi Menteri BUMN Harus Tahan Panas sebab Kursinya Itu Panas

Whats New
Sri Mulyani: Devisa Sektor Pariwisata Sama Besarnya dengan Devisa Kelapa Sawit

Sri Mulyani: Devisa Sektor Pariwisata Sama Besarnya dengan Devisa Kelapa Sawit

Whats New
Balada Impor Garam di 2 Periode Jokowi

Balada Impor Garam di 2 Periode Jokowi

Whats New
Menperin Agus: Pemberlakuan IOMKI Dorong Kontribusi Pertumbuhan Sektor Industri

Menperin Agus: Pemberlakuan IOMKI Dorong Kontribusi Pertumbuhan Sektor Industri

Whats New
OJK Tutup 425 Penyelenggara Investasi dan 1.500 Fintech P2P Lending Ilegal

OJK Tutup 425 Penyelenggara Investasi dan 1.500 Fintech P2P Lending Ilegal

Whats New
Bulu Mata Palsu Asal Purworejo Mendunia, Diekspor hingga ke AS

Bulu Mata Palsu Asal Purworejo Mendunia, Diekspor hingga ke AS

Whats New
Luhut Minta Kepala Daerah Hadirkan Produk dan Layanan Premium

Luhut Minta Kepala Daerah Hadirkan Produk dan Layanan Premium

Whats New
Salah Satu Jenis Strategi Investasi, Apa Itu Dollar Cost Averaging?

Salah Satu Jenis Strategi Investasi, Apa Itu Dollar Cost Averaging?

Earn Smart
6 Perempuan Muda Ini Bakal 'Ambil Alih' Jabatan Erick Thohir

6 Perempuan Muda Ini Bakal "Ambil Alih" Jabatan Erick Thohir

Whats New
Antisipasi Keputusan The Fed, Manajer Investasi Ubah Racikan Portofolio Aset Investasi

Antisipasi Keputusan The Fed, Manajer Investasi Ubah Racikan Portofolio Aset Investasi

Whats New
Jangkau Segmen Ultramikro, Bank Mandiri Ingin Geser Peran Rentenir yang Memberatkan

Jangkau Segmen Ultramikro, Bank Mandiri Ingin Geser Peran Rentenir yang Memberatkan

Whats New
Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Ada Larangan, Platform Aset Kripto Dunia Mulai Tutup Pendaftaran Akun Pengguna Asal China

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.