Sri Mulyani Dekati Dubes Jepang demi Investasi Mobil Listrik

Kompas.com - 05/03/2021, 09:24 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani diperiksa suhu tubuhnya saat akan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak COVID-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Dalam Rakor tersebut dihasilkan beberapa hal salah satunya mencangkup PPH Pasal 21 yang akan ditanggung Pemerintah untuk industri. ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJAMenteri Keuangan Sri Mulyani diperiksa suhu tubuhnya saat akan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) tentang Kebijakan Stimulus ke-2 Dampak COVID-19 di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Dalam Rakor tersebut dihasilkan beberapa hal salah satunya mencangkup PPH Pasal 21 yang akan ditanggung Pemerintah untuk industri.


JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Keuangan (Menkeu) RI Sri Mulyani Indrawati melakukan pendekatan dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji terkait peluang investasi mobil listrik.

Hal ini terungkap melalui sebuah unggahan pada akun Instagram pribadi Sri Mulyani.

Dalam unggahan itu, ia menuliskan keterangan mengenai pembahasan yang dilakukannya bersama Kanasugi Kenji.

Pada courtesy call yang dilakukan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia yang baru, Mr. Kanasugi Kenji, hari Rabu (3/3), saya bertukar pikiran mengenai peluang hubungan kerja sama kedua negara,” tulis Sri Mulyani, dikutip pada Jumat (5/3/2021).

Ia menegaskan bahwa Jepang merupakan partner dekat Indonesia dalam berbagai hal.

Baca juga: Sri Mulyani Jelaskan Kronologi Kasus Suap Pegawai Ditjen Pajak

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurutnya, komunikasi Indonesia – Jepang hingga sekarang terjaga dengan baik, mulai dari government-to-government, business-to-business, sampai dengan people-to-people.

Bendahara negara ini menambahkan, penjelasan terkait potensi investasi yang didukung payung hukum baru di Indonesia.

Dengan telah terbitnya Omnibus Law UU Cipta Kerja, yang merupakan bagian yang sangat penting dalam reformasi struktural di Indonesia, maka investor diharapkan semakin tertarik berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, dia menyebut bahwa industri otomotif Jepang telah tumbuh dengan sangat baik di Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani Sebut LPI Dapat Mengurangi Pembiayaan Lewat Utang

Benar saja, sederet merek mobil dari Jepang sejauh ini sudah dirakit di Indonesia dan selama ini ikut menopang kinerja ekspor ke luar negeri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.