Kompas.com - 08/03/2021, 16:37 WIB
CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin dalam acara peluncuran Belajar Digital Bareng Microsoft dan Bukalapak yang disiarkan secara virtual, Senin (8/3/2021). (Tangkapan layar). KOMPAS.com/ELSA CATRIANACEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin dalam acara peluncuran Belajar Digital Bareng Microsoft dan Bukalapak yang disiarkan secara virtual, Senin (8/3/2021). (Tangkapan layar).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bukalapak menggandeng Microsoft untuk meluncurkan program Belajar Digital Bareng. Program ini didedikasikan untuk membantu UMKM dalam mengatasi berbagai tantangan dan meningkatkan kemampuan di bidang teknologi.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan, pihaknya bersama dengan Microsoft percaya bahwa dengan memberdayakan UMKM melalui teknologi, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi digital negara dan menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang inklusif.

"Ke depan, literasi digital akan sama pentingnya seperti membaca, menulis dan berhitung. Untuk itu, Bukalapak dari Microsoft bekerjasama dan meluncurkan program Belajar Digital Bareng. Kami berharap dapat menjangkau seluruh UMKM dan memberikan manfaat serta menjadikan pelaku usaha dapat berdaya saing," ujarnya dalam acara peluncuran Belajar Digital Bareng Microsoft dan Bukalapak yang disiarkan secara virtual, Senin (8/3/2021).

Baca juga: Babak Baru Kasus Tunggakan Utang Bambang Trihatmodjo Lawan Sri Mulyani

Menurut dia, kegiatan belajar daring ini dapat mengurangi kesenjangan dengan memfasilitasi kesempatan hingga terciptanya ekonomi inklusif.

Sementara itu, Corporate Commercial Director Microsoft Indonesia, Vony Tjiu mengatakan, salah satu alasan mengapa pihaknya ingin bekerja sama dengan Bukalapak adalah karena memiliki misi yang serupa yaitu ingin mengedukasi dan menambah keterampilan digital para UMKM Indonesia.

"Microsoft sebagai penyedia platform yang didukung dan dibangun dari komputasi awan bisa diakses kapan saja. Kita juga memberikan materi training dan memberikan akses modul keterampilan digital untuk berkontribusi dalam ekonomi digital," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Inisiatif ini disambut baik oleh Ainul Hakim, pelapak di Bukalapak. Menurut dia apa yang dilakukan ini merupakan kerja sama yang strategis yang sangat dibutuhkan banyak pelapak.

"Ini jelas sebuah kerja sama yang strategis. Harapannya agar tetap menjaga keamanan dan privasi," kata Ainul.

Baca juga: Pemerintah Didesak Kaji Ulang Kebijakan Impor Beras 1 Juta Ton

Ainul berharap, dengan adanya kelas ini akan semakin memudahkan pelapak dalam belajar secara daring.

Hal senada juga disampaikan Mitra Bukalapak Ahmad Prasetio. Menurut dia, kerja sama ini merupakan langkah yang tepat.

"Kita bisa belajar digital belajar online tanpa harus dikenakan biaya. Harapannya, semoga belajar digital dapat dimanfaatkan sebaik baiknya, karena belajar digital ini mampu membuat kita bisa menguasai digital dalam mengelola bisnis warung dan bisa dilakukan secara berkesinambungan," ucap dia.

Baca juga: Swastanisasi Diklaim Bisa Buat BUMN Jadi Lebih Kompetitif



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.