Beda Beras Premium dan Medium: Definisi dan Cara Tahu Ciri-cirinya

Kompas.com - 18/03/2021, 16:44 WIB
Beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang dengan kisaran harga Rp 8.500 hingga Rp 9.000, Kamis (22/11/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGIBeras medium di Pasar Induk Beras Cipinang dengan kisaran harga Rp 8.500 hingga Rp 9.000, Kamis (22/11/2018)

Ukuran ini berada pada kisaran antara beras kepala dan menir. Kandungan butir patah menunjukkan ketidakutuhan beras, atau beras terlihat seperti hancur.

Beras premium maksimal hanya boleh memiliki kadar butir patah 15 persen, sedangkan beras medium maksimal 25 persen.

Selanjutnya, ada pula parameter kadar butir beras lainnya yang terdiri atas butir menir, merah, kuning/rusak, dan kapur. Beras premium tidak boleh memiliki kandungan dalam parameter tersebut alias 0 persen. Adapun kandungan tersebut masih bisa ada dalam beras medium dengan kadar 5 persen.

Parameter berikutnya adalah butir gabah, yakni butiran padi yang sekamnya belum terkupas. Butiran gabah tidak diinginkan karena akan mengganggu palatabilitas/rasa nasi. Selain itu, butir gabah menunjukkan tingkat kebersihan dan kesempurnaan proses pengolahan beras.

Beras premium tidak boleh memiliki kadar butir gabah sama sekali. Sedangkan beras medium kadar butir gabahnya adalah maksimal 1 butir/100 gram.

Baca juga: Perjanjian Impor 1 Juta Ton Beras Thailand Diteken Akhir Maret 2021

Terakhir adalah terkait dengan benda lain atau benda asing. Benda asing adalah benda-benda selain butiran beras yang terdapat dalam beras seperti butiran batu kecil atau kerikil, sekam atau benda lainnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Benda asing menunjukkan tingkat pencemaran beras atau tidak bersihnya proses pengolahan beras. Beras tidak boleh tercampur benda asing sama sekali alias 0 persen. Sedangkan beras medium, boleh memiliki kadar benda lain adalah maksimal 0,05 persen.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.