Beda Beras Premium dan Medium: Definisi dan Cara Tahu Ciri-cirinya

Kompas.com - 18/03/2021, 16:44 WIB
Beras medium di Pasar Induk Beras Cipinang dengan kisaran harga Rp 8.500 hingga Rp 9.000, Kamis (22/11/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGIBeras medium di Pasar Induk Beras Cipinang dengan kisaran harga Rp 8.500 hingga Rp 9.000, Kamis (22/11/2018)

Parameter pertama yakni derajat sosoh. Derajat sosoh adalah tingkat terlepasnya lapisan perikarp, testa, aleuron dan lembaga dari butir beras pecah kulit.

Baca juga: Impor Beras Era Megawati hingga Jokowi: Selalu Turun Saat Kampanye

Dalam hal ini, ciri-ciri beras premium dan medium disamakan tingkat derajat sosohnya. Batas minimum derajat sosoh pada kelas mutu beras premium dan medium, yaitu 95 persen.

Derajat sosoh dipersyaratkan dalam parameter mutu beras karena menentukan tingkat putihnya warna beras, penampakan yang memang disukai konsumen untuk beras sosoh. Tahapan penyosohan menentukan derajat sosoh beras.

Parameter selanjutnya adalah kadar air, yakni jumlah kandungan air didalam butir beras yang dinyatakan dalan satuan persen dari berat beras yang mengandung air tersebut (berat basah).

Kadar air pada beras merupakan faktor mutu utama karena menentukan masa simpan beras. Kadar air menentukan kondisi kritis dimana mikroorganisme dapat tumbuh dan merusak beras.

Ciri-ciri beras premium dan medium dalam hal ini, sama-sama harus memiliki kadar air maksimal 14 persen. Artinya jika kadar air pada beras melebihi 14 persen maka beras tersebut tidak layak alias tak memenuhi klasifikasi beras premium maupun medium.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ciri perbedaan beras premium dan medium

Salah satu perbedaan antara beras premium dan medium adalah dari parameter beras kepala. Beras kepala adalah butir beras dengan ukuran lebuh besar 0,8 bagian dari butir beras utuh.

Beras kepala disyaratkan dalam standarisari beras karena menentukan tingkat keutuhan beras setelah proses penggilingan. Penggilingan yang terlalu keras akan menghasilkan butir patah dan menir yang banyak.

Dengan kata lain, akan ada butir beras seperti hancur atau dengan butiran yang lebih kecil ukurannya. Beras kepala disyaratkan minimal 85 persen untuk mutu beras premium dan minimal 75 persen untuk mutu beras medium.

Baca juga: Indonesia Langganan Impor Beras dari Negara Mana Saja?

Selanjutnya, yang membedakan beras premium dan beras medium adalah kadar beras patah. Butir patah adalah butir beras dengan ukuran lebih besar 0,2 sampai lebih kecil 0,8 bagian dari butir beras utuh.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X