Direksi PT KCIC Dirombak, Dwiyana Slamet Riyadi Resmi Jabat Dirut

Kompas.com - 23/03/2021, 17:30 WIB
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengunjungi Kantor PT KCIC yang ada di Cikarang, Senin (27/7/2020). Dokumentasi Humas Kementerian KetenagakerjaanMenteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengunjungi Kantor PT KCIC yang ada di Cikarang, Senin (27/7/2020).


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) yang merupakan perusahaan konsorsium proyek Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), resmi merombak jajaran direksi dan komisaris perusahaan.

Perubahan tersebut diresmikan melalui Surat Sirkuler Pengganti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tertanggal 16 Maret 2021. Hanya saja, perusahaan baru mengungkap adanya perubahan melalui keterangan pers pada Selasa (23/3/2021).

Dengan perubahan ini, posisi Direktur Utama yang sebelumnya dijabat Chandra Dwiputra kini diduduki Dwiyana Slamet Riyadi. Adapun posisi Chandra Dwiputra kini digeser, menempati jabatan salah satu Direktur.

Selain itu, Dwiyana Slamet Riyadi sebagai Direktur Utama juga didampingi oleh tiga Direktur lain yakni Zhang Chao, Xiao Songxin dan Allan Tandiono.

Hanya saja belum jelas nomenklatur jabatan dari empat direktur PT KCIC ini. Perusahaan sendiri baru akan melakukan pelantikan para pengurus baru pada Rabu (24/3/2021). Sejalan itu, RUPS juga merombak jajaran komisaris.

Baca juga: Rel Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diimpor dari China

“Melalui keputusan dalam Surat Sirkuler tersebut, terjadi penambahan Komisaris PT KCIC dari tiga orang menjadi enam orang,” kata Corporate Secretary PT KCIC Mirza Soraya, dalam keterangan tertulis pada Selasa (23/3/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara lengkap, susunan Komisaris PT KCIC yang baru sesuai dengan Surat Sirkuler adalah Ju Guojiang sebagai Komisaris Utama didampingi lima Komisaris yakni Agung Budi Waskito, Jeffrie N. Korompis, Gao Feng, Heru Wisnu Wibowo dan Yanuar Muhammad Najih.

“Pergantian yang dilakukan merupakan keputusan pemegang saham PT KCIC. Selaras dengan dimulainya tahapan pra-operasi, dimana operation and maintenance readiness menjadi isu penting sehingga ditunjuk direktur utama yang memiliki latar belakang di dunia perkeretaapian utusan dari KAI,” bebernya.

Langkah ini juga dilakukan sejalan dengan berakhirnya tiga tahun masa jabatan direksi lama yang dipimpin Chandra Dwiputra. Untuk diketahui Dwiyana Slamet Riyadi sudah berkecimpung di dunia perkeretaapian Indonesia sejak 1992.

Baca juga: China Mau Tikung Jepang di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya?

Dwiyana memiliki pengalaman di berbagai divisi di PT Kereta Api Indonesia (KAI) termasuk anak perusahaannya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.