Kenapa Para CEO Era Digtal Harus Paham Teori Kepribadian

Kompas.com - 12/04/2021, 10:38 WIB
Ilustrasi. PixlandIlustrasi.

Pssssst! Mau saya kasih bocoran tentang pekerja dan karyawan kreatif generasi ini?

Karena ada pelajaran besar saat ini, yang terlihat setelah kita mulai memasuki masa- masa akhir pandemi. Saya bukan bicara tentang teknologi, tapi saya bicara soal bagaimana gaya leadership Anda, dan interaksi, yang mungkin sudah KETINGGALAN ZAMAN.

Kita butuh sebuah style leadership yang lebih ideal di era digital post pandemi.

Karena apa yang terjadi dan sudah menjadi habit di era pandemi dengan dukungan fasilitas digital, tidak akan lagi raib begitu saja, tapi sudah jadi gaya baru yang harus dihadapi!
• Orang enggak akan lagi semudah itu keluar dari kenyamanan sofanya di rumah.
• Studio rumahan di ruang tamu mereka ga akan begitu saja dibongkar dan dilupakan.
Karyawan yang sudah meraih income dengan gaya kerja mereka sendiri, baik jualan di Instagram ataupun kerja online, ga akan begitu saja mau mengikhlaskannya hanya karena ‘disuruh’.

Sederhananya, fenomena gaya kerja berdasarkan ‘kepuasan pribadi’ yang sudah Anda deteksi di kalangan milenial sebelum pandemi dan bikin orang HRD pusing 7 keliling, sekarang sudah menyebar ke kalangan umum!

Dulu Anda merasa millenial suka semaunya? Naaah siap- siaplah menghadapi karyawan dewasa yang gayanya jadi serupa.

Jadi kalau kemarin- kemarin Anda merasa perlu ada gaya memimpin baru untuk era milenial, bayangkan betapa Anda akan LEBIH membutuhkan gaya memimpin yang sangat berbeda untuk era post- pandemi ini!

Kalau begitu, apa gaya memimpin terbaik sekarang ini?

Gaya authentic leadership untuk era digital

Kita bisa menemukan atau merumuskan gaya leadership ideal untuk era digital dengan melihat beberapa habit generasi ini.
Misalnya, menurut riset akademis, ada beberapa sifat pekerja era digital dan generasi kreatif ini lebih cenderung:
• Ingin memiliki kebebasan dan ruang gerak dalam bekerja.
• Ingin mendapatkan kepuasan pribadi dalam aktivitas.
• Ingin merasa lebih didengarkan.
• Ingin mendapatkan ruang ekspresi dalam pekerjaannya.
• Ingin lebih menikmati dan bisa bersenang- senang dalam tanggung jawabnya.

Dengan melihat itu, kita bisa tahu bahwa salah satu faktor penentu keberhasilan gaya kepemimpinan sekarang adalah dengan MEMAHAMI karyawan Anda lebih baik lagi, dan mampu menjalin hubungan autentik dengan mereka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Whats New
KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

Whats New
Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Whats New
Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Whats New
Masuk Jakarta Diperketat, Ini 11 Lokasi Tes Antigen Acak

Masuk Jakarta Diperketat, Ini 11 Lokasi Tes Antigen Acak

Whats New
Produksi Seragam, Perusahaan Ini Lirik Peluang Ekspor

Produksi Seragam, Perusahaan Ini Lirik Peluang Ekspor

Rilis
Debt Collector Asal Tarik Kendaraan, Perusahaan Pembiayaan Siap-siap Kena Sanksi

Debt Collector Asal Tarik Kendaraan, Perusahaan Pembiayaan Siap-siap Kena Sanksi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X