Startup Logistik Shipper Raih Pendanaan Seri B Senilai Rp 919 Miliar

Kompas.com - 15/04/2021, 15:38 WIB
Shipper, salah satu startup logistik di Indonesia. ShipperShipper, salah satu startup logistik di Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan rintisan (startup) yang bergerak di bidang logistik, Shipper, mendapatkan pendanaan Seri B senilai 63 juta dollar AS atau sekitar Rp 919,8 miliar (kurs Rp 14.600 per dollar AS).

Pendanaan dipimpin oleh DST Global Partners dan Sequoia Capital India dengan partisipasi dari investor sebelumnya yakni Prosus Ventures, Floodgate, Lightspeed, Insignia Ventures, AC Ventures, dan Y Combinator.

Co-Founder & COO Shipper Budi Handoko mengatakan, pendanaan akan digunakan perusahaan untuk berinvestasi lebih lanjut dalam pengembangan teknologi dan memperluas cakupan jaringan logistik Shipper di Indonesia.

Baca juga: Sediakan Layanan Logistik bagi UMKM, Dana Gandeng Shipper

"Kami bakalan investasi lebih banyak lagi ke teknologi, baik di bagian pengiriman atau pergudangan. Selain itu memperluas jaringan, karena logistik itu kan tentang jaringan, kami ingin perluas ke lebih banyak kota," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Kamis (15/4/2021).

Saat ini Shipper sudah beroperasi di 30 kota dengan memiliki 161 gudang yang sepenuhnya dikelola oleh Shipper. Sebagian besar memang terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Perusahaan berencana memperluas jaringan setidaknya ke 10 kota lagi, yakni Aceh, Flores, Jambi, Kudus, Manado, Mataram, Padang, Palangkaraya, Papua, dan Pontianak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun pendanaan Seri B ini didapat kurang dari satu tahun setelah perusahaan mendapatkan pendanaan seri A pada Juni 2020.

Budi mengatakan, sejak diluncurkan pada 2017 lalu, Shipper berupaya memberikan akses yang lebih luas dan merata terhadap layanan logistik berkelas tinggi di seluruh Indonesia, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam mempersiapkan fase pertumbuhan selanjutnya, Shipper bakal fokus mengembangkan sumber daya manusia perusahaan dengan merekrut talenta yang dapat mendukung digitalisasi sektor logistik Indonesia.

“Dalam membangun Shipper, kami selalu menggunakan pendekatan dari sudut pandang pelaku UMKM karena itu adalah jati diri kami. Kami sangat senang untuk dapat berkontribusi dan memperkuat segmen UMKM sekaligus untuk ikut mendorong penguatan ekosistem logistik nasional,” ujar Budi.

Baca juga: Sistem Logistik E-commerce Bantu UMKM Percepat dan Perluas Rantai Distribusi



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.