BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan TikTok

Ssstt, Ini Rahasia Jitu Bikin Konten Bisnis Menarik di TikTok Selama Ramadhan

Kompas.com - 19/04/2021, 09:04 WIB
Survei TikTok Ramadhan Insight 2021 menyimpulkan, tema keagamaan menjadi konten favorit dengan persentase 78 persen. Begitu pula konten update keseharian sebanyak 60 persen dan fesyen sekitar 43 persen DOK. SHUTTERSTOCKSurvei TikTok Ramadhan Insight 2021 menyimpulkan, tema keagamaan menjadi konten favorit dengan persentase 78 persen. Begitu pula konten update keseharian sebanyak 60 persen dan fesyen sekitar 43 persen
|

KOMPAS.com – Teknologi digital kian menjadi kebutuhan banyak orang. Pasalnya, hampir setiap aktivitas yang dilakukan sehari-hari berhubungan dengan penggunaan gadget, seperti belanja online, belajar daring, atau meeting virtual.

Apalagi, bulan Ramadhan telah tiba. Biasanya, kebiasaan atau tingkah laku masyarakat mengalami perubahan selama Ramadhan. Salah satunya, lebih banyak menghabiskan waktu untuk berinteraksi atau mencari hiburan di dunia maya.

Menanggapi perubahan pola perilaku masyarakat tersebut, Head of Business Marketing TikTok Indonesia Sitaresti Astarini menganggap bahwa platform digital membawa banyak manfaat, baik bagi perorangan maupun pelaku usaha.

“Aplikasi hiburan maupun platform digital berperan besar dalam membantu mempertahankan semangat Ramadhan di tengah keterbatasan yang ada saat pandemi Covid-19 seperti sekarang,” ujar Sitaresti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Trik Jitu Pemasaran Biar Bisnis Makin Cuan Saat Ramadhan

Oleh karena itu, lanjutnya, pelaku usaha atau brand bisa memanfaatkan momen tersebut secara optimal.

“Pada platform digital TikTok, misalnya, brand dan marketer bisa makin terhubung dengan konsumen serta menjangkau masyarakat lebih luas melalui campaign-campaign kreatif,” jelas Sitaresti.

Terlebih, saat ini audiens TikTok lebih beragam seiring banyaknya konten yang diunggah, terutama selama Ramadhan.

Untuk menjangkau pasar, Sitaresti menyarankan pelaku usaha agar melihat kebiasaan pengguna lewat konten favoritnya.

Baca juga: Berkembang Pesat Secara Global, TikTok Rekrut 3.000 Engineer

Survei TikTok Ramadhan Insight 2021 menyimpulkan, tema keagamaan menjadi konten favorit dengan persentase 78 persen. Selanjutnya, 71 persen audiens juga kerap mencari konten makanan dan 69 persen menonton konten hiburan.

Tak hanya itu, konten yang berkaitan dengan keluarga atau relasi juga cukup populer dengan persentase 64 persen. Begitu pula konten update keseharian sebanyak 60 persen dan fesyen sekitar 43 persen.

Untuk memanfaatkan peluang tersebut, pelaku usaha atau brand pun perlu menyesuaikan strategi pemasaran agar dilirik audiens.

Baca juga: 8 Rekomendasi Film untuk Teman Ngabuburit saat Puasa Ramadhan

Sitaresti mengatakan, membuat konten kreatif bagi brand dan marketer di TikTok tidaklah sulit. Perlengkapan yang digunakan pun tak harus mewah dan mahal. Bahkan, pengguna TikTok umumnya bisa menghasilkan konten unik hanya bermodalkan smartphone saja.

“Paling penting adalah jalan cerita yang menarik dan sesuai dengan target audiens. Sesuaikan pula dengan ciri khas brand,” ujarnya.

Beberapa ide tagar yang bisa digunakan untuk mempromosikan konten Ramadhan, di antaranya #semangatpuasa, #sambutramadhan, #bukberonline, #tutorialhijab, #ngabuburitseru, dan #mylebaranOOTD. DOK. SHUTTERSTOCK Beberapa ide tagar yang bisa digunakan untuk mempromosikan konten Ramadhan, di antaranya #semangatpuasa, #sambutramadhan, #bukberonline, #tutorialhijab, #ngabuburitseru, dan #mylebaranOOTD.

Untuk mengetahui langkah praktis brand memanfaatkan platform TikTok sebagai solusi pemasaran selama Ramadhan, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Gunakan tagar

Tanda pagar (tagar) atau hashtag menjadi salah satu elemen penting dalam mempromosikan sebuah konten di TikTok. Sebab, pengguna platform biasanya mencari konten sesuai dengan tagar yang relevan.

Tagar juga berfungsi sebagai arsip agar konten yang telah dibuat bisa dengan mudah ditemukan pada masa mendatang.

Tim TikTok pun melakukan survei khusus perihal beberapa ide tagar yang bisa digunakan untuk mempromosikan konten Ramadhan, di antaranya #semangatpuasa, #sambutramadhan, #bukberonline, #tutorialhijab, #ngabuburitseru, dan #mylebaranOOTD.

2. Hashtag challenge

Setelah brand memutuskan untuk menggunakan tagar tertentu, langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah mengajak audiens ikut membuat konten serupa dengan menuliskan tagar yang telah ditentukan atau biasa disebut hashtag challenge.

Dengan begitu, audiens bisa ikut meramaikan campaign yang telah dibuat dan secara otomatis dapat meningkatkan brand awareness Anda.

3. Branded filter

Tak kalah dengan media sosial lain, TikTok juga memiliki fitur yang memungkinkan brand membuat branded filter. Dengan fitur ini, brand bisa menghasilkan konten yang lebih orisinal, kreatif, dan impresif.

Branded filter juga bisa menggambarkan ciri khas brand atau campaign yang sedang dijalankan. Untuk hasil maksimal, Anda bisa menggabungkan penggunaan filter dengan hashtag challenge. Dijamin, campaign yang dibuat akan lebih “nendang”.

4. Manfaatkan fitur kreatif

Menurut Sitaresti, brand juga bisa memanfaatkan fitur kreatif lainnya yang tersedia di dalam akun TikTok For Business.

“Beberapa fitur yang bisa dimanfaatkan adalah fitur Video Creation Kit, Smart Video, Smart Video Soundtrack, dan TikTok AdStudio,” ujar Sitaresti.

Adapun beragam fitur tersebut dijelaskan oleh Sitaresti. Pertama, Video Creation Kit untuk pengeditan video dengan tools yang lengkap. Penggunaan fitur ini juga relatif mudah. Dengan kemudahan ini, brand bisa memanfaatkanya untuk menghasilkan video secara lebih optimal.

Ilustrasi membuat konten saat RamadhanDOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi membuat konten saat Ramadhan

Kemudian, Smart Video. Fitur ini memungkinkan Anda membuat video dengan mengunggah beberapa konten saja. Selanjutnya, sistem artificial intelligence (AI) yang tersemat akan mulai merangkai konten tersebut menjadi lebih menarik.

“Ada pula Smart Video Soundtrack yang menjadi pustaka musik di TikTok. Brand bisa memakai fitur ini untuk menyampaikan pesan video yang lebih baik. Kami telah melengkapi ratusan musik dalam 10 genre pada fitur ini, yakni teen, classic, country, ambient, pop, EDM, mix, symphony, rock, dan folk,” jelas Sitaresti.

Terakhir, brand juga bisa menggunakan TikTok AdStudio guna memudahkan pembuatan konten iklan dari smartphone.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai fitur-fitur yang tersedia di TikTok For Business dan memulai kampanye pemasaran Ramadhan di TikTok, Anda bisa mengunjungi laman berikut.

Selamat berkreasi!


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Harga Vaksin Gotong Royong Rp 321.660 Per Dosis, Pengusaha: Kami Bisa Menerimanya

Whats New
Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Peredaran Uang Tunai Selama Lebaran Capai Rp 154,5 Triliun

Whats New
Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Profil Kimia Farma Diagnostik, Cucu BUMN yang Semua Direksinya Dipecat

Whats New
Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Simak Tips Menata Kembali Keuangan Setelah Lebaran

Spend Smart
Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Bayar Denda ke Pemerintah China, Alibaba Rugi Rp 12,01 Triliun

Whats New
Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Rincian Biaya dan Syarat Daftar Sertifikasi Debt Collector

Whats New
Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Pecat Direksi Kimia Farma Diagnostika, Erick Thohir: Silakan Berkarier di Tempat Lain!

Whats New
Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Profil Direksi Kimia Farma Diagnostika yang Dipecat Erick Thohir

Whats New
Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Daftar 11 Titik Rapid Test Antigen Gratis di Jalur Darat Jawa Barat

Whats New
Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Ini Sanksi untuk Perusahaan Leasing yang Tarik Paksa Kendaraan Debitur

Whats New
KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

KA Jarak Jauh Angkut 48.810 Penumpang Non-mudik Selama 9 Hari Larangan Mudik

Whats New
Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Mengenal KPR Syariah, Fitur, Syarat Pengajuan Serta Keuntungannya

Whats New
Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Erick Thohir Pecat Seluruh Direksi Kimia Farma Diagnostika akibat Kasus Alat Tes Antigen Bekas

Whats New
Masuk Jakarta Diperketat, Ini 11 Lokasi Tes Antigen Acak

Masuk Jakarta Diperketat, Ini 11 Lokasi Tes Antigen Acak

Whats New
Produksi Seragam, Perusahaan Ini Lirik Peluang Ekspor

Produksi Seragam, Perusahaan Ini Lirik Peluang Ekspor

Rilis
komentar di artikel lainnya