UAS Ajak Patungan Beli Kapal Selam, Berapa Harga Per Unitnya?

Kompas.com - 28/04/2021, 07:51 WIB
Harga Kapal selam milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (MSDF) berlabuh di Kure, Hiroshima. AFP / TOSHIFUMI KITAMURAHarga Kapal selam milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang (MSDF) berlabuh di Kure, Hiroshima.

JAKARTA, KOMPAS.com - Donasi senilai ratusan juta rupiah terkumpul pada hari pertama kegiatan penggalangan dana yang dilakukan oleh Masjid Jogokariyan, Yogyakarta.

Penggalangan dana dilakukan untuk membeli kapal selam pengganti KRI Nanggala-402 milik TNI AL yang dinyatakan tenggelam beberapa hari lalu.

Sebagai negara maritim, sebelumnya Indonesia hanya memiliki 5 kapal selam yang berpatroli di perairan Sabang sampai Merauke. Kini jumlah kapal selam Indonesia tinggal 4 unit, setelah KRI Nanggala 402 tenggelam.

Penggalangan dana Masjid Jogokariyan ini juga digaungkan beberapa tokoh publik seperti Ustaz Abdul Somad atau UAS

Baca juga: Segini Harga Jet Tempur Eurofighter Typhoon yang Mau Diborong Prabowo

Lalu berapa harga kapal selam per unitnya?

Pemerintah Indonesia sendiri menargetkan setidaknya memiliki 12 unit kapal selama dalam beberapa tahun ke depan. Untuk memenuhi target tersebut, Kementerian Pertahanan melakukan kontrak kerja sama pembuatan kapal dengan Korea Selatan yang disertai dengan klausul transfer teknologi.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perusahaan Korea Selatan dalam proyek tersebut adalah Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering Co., Ltd (DSME), sementara Indonesia diwakili BUMN kapal PT Pal Indonesia (Persero).

Kapal pertama dibangun di Korea Selatan dengan tenaga kerja sepenuhnya berasal dari perusahaan tersebut. Kemudian kapal kedua dibangun di Korea dengan mendatangkan tenaga profesional dari PT PAL sebagai bagian dari alih teknologi.

Baca juga: Kerugian Korupsi Asabri dan Jiwasraya Setara Harga 8 Kapal Selam Baru


Sedangkan kapal ketiga sepenuhnya dibangun di fasilitas produksi PT Pal Indonesia (Persero) di Surabaya. Sejauh ini, Indonesia telah menerima tiga kapal selam, yakni Nagapasa, Ardadedali, dan Alugoro.

Kapal selam ini mempunyai panjang 61,3 meter dengan kecepatan kurang lebih 21 knot di bawah air, dan dengan ketahanan berlayar lebih dari 50 hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X