Ini Cara Menemukan Pembeli yang Tepat untuk Eksportir

Kompas.com - 10/06/2021, 17:09 WIB
Tata laksana ekspor sesuai Bea dan Cukai Unsplash/Andy LiTata laksana ekspor sesuai Bea dan Cukai

JAKARTA, KOMPAS.com - Menemukan buyer atau pembeli dengan tujuan ekspor gampang-gampang susah. Sebab, permintaan pasarnya berbeda-beda di setiap negara yang ingin dituju.

Direktur Utama PT Rumah Produk Indonesia sekaligus fasilitator Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Nursyamsu Mahyuddin membeberkan ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh para eksportir agar bisa menemukan pembeli yang tepat.

"Kalau memang begitu serius ingin menjadi eksportir yang pertama sekali dilakukan agar bisa mendapatkan pembeli yang tepat adalah harus punya website," ujar dia dalam diskusi webinar yang diselenggarakan DJPEN Kemendag secara virtual, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Wapres Maaruf Berharap II-Motion Dorong Indonesia Jadi Eksportir Produk Halal Terbesar Dunia

Nursyamsu mengatakan, saat ini sudah semakin banyak website yang ditawarkan dengan harga murah. Begitu pula dengan domain, yang harganya masih bisa terjangkau.

Kedua, selain website, pelaku eksportir juga bisa memanfaatkan media sosial lainnya seperti Facebook, Instagram dan banyak lainnya.

Apalagi saat ini, YouTube Channel juga bisa digunakan sebagai media untuk mencari buyer atau pembeli.

"Media sosial itu bisa di-Adsense. Instagram atau Facebook juga bisa di-Adsense dengan biaya yang murah. Dari sana kita bisa membidik suatu negara tertentu, usia tertentu, dan segmentasi tertentu sesuai dengan permintaan kita," kata Nursyamsu.

Ketiga, para pelaku eksportir juga bisa mendaftarkan diri melalui berbagai portal bisnis yang tujuannya ekspor, seperti Alibaba.com.

Baca juga: Wujudkan 10.000 Eksportir Asal Surakarta, Shopee dan Gibran Rakabuming Resmikan Kampus UMKM Shopee Ekspor

Hanya saja, untuk mendaftar ke aplikasi ini membutuhkan banyak biaya yang biasanya harus membayar sekitar Rp 25 jutaan per tahun.

"Kalau enggak ada anggarannya enggak masalah, banyak yang gratisan. Cari saja di google bisnis portal lainnya dan sesuaikan dengan tujuan negara yang kita inginkan," ungkap Nursyamsu.

Selain itu, para eksportir juga bisa memanfaatkan berbagai marketplace yang ada di negara yang dibidik menjadi tujuan ekspornya.

"Namun karena ketika mendaftar e-commerce harus orang lokal yang ada di negara tersebut yang bisa daftar, minta tolong aja ke teman atau saudara yang ada di sana. Minta tokonya dibuatkan, nanti barangnya dikirimkan dari Indonesia," jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.