KILAS

Wamentan Harvick Optimistis Teknologi Mampu Genjot Produksi Pertanian

Kompas.com - 11/06/2021, 11:03 WIB
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi saat mengunjungi Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) dalam rangka menyaksikan secara langsung progress perkembangan penerapan sistem pertanian modern berbasis teknologi dan mekanisasi di Serpong, Banten, Rabu (10/6/2021). DOK. Humas KementanWakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi saat mengunjungi Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) dalam rangka menyaksikan secara langsung progress perkembangan penerapan sistem pertanian modern berbasis teknologi dan mekanisasi di Serpong, Banten, Rabu (10/6/2021).

KOMPAS.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi berharap, penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta teknologi modern lainnya mampu meningkatkan produksi nasional.

"Kami optimistis bisa melangkah maju, cepat, dan progresif. Inovasi pertanian dari tradisional menuju pertanian modern berbasis teknologi dan mekanisasi adalah keniscayaan, dan saya bangga teman-teman tanpa henti melakukan inovasi dan eksperimentasi," ujarnya.

Dia mengatakan itu saat mengunjungi Balai Besar Pengembangan (BPP) Mekanisasi Pertanian (Mektan) dalam rangka menyaksikan secara langsung progres perkembangan penerapan sistem pertanian modern berbasis teknologi dan mekanisasi di Serpong, Banten, Kamis (10/6/2021).

Harvick mengatakan, meningkatnya produksi pertanian tentu sejalan dengan keinginan Presiden, yakni menggunakan sebanyak mungkin teknologi baru untuk menghasilkan pertanian modern.

Baca juga: Alokasikan Dana Rp 70 Triliun, Kementan Genjot Serapan KUR di Daerah

Dia mengatakan, Presiden terus berpesan agar sektor pertanian digenjot dan diperkuat. Selain itu, pihaknya juga telah menyepakati kerja sama perdagangan sektor pertanian dengan Chili.

“Peluang ekspor terbuka luas. Ini kalau diperkuat dengan mekanisasi dan inovasi teknologi, pasti produksi kita lebih masif,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (11/6/2021).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun, BBP Mektan telah melakukan penguatan peralatan Laboratorium Desain dan Rekayasa berbasis computer numerical control (CNC) agar bisa sejajar dengan industri alsintan di dunia.

Lab Penguji BBP Mektan memiliki fasilitas uji Lab Traktor Roda 4 dengan kapasitas sampai dengan 200 hp, Traktor Roda 2, pompa air irigasi, sprayer, dan lab alsintan pascapanen.

Kunjungan tersebut juga oleh Kepala Badan Pengembangan dan Penelitian (Balitbang) Pertanian Fadjry Djufry. Ia mengatakan, pihaknya terus bekerja untuk memaksimalkan inovasi pertanian.

Baca juga: Kementan Pastikan Terus Perbaiki Pola Distribusi Pupuk Bersubsidi

"Sebagaimana pesan Presiden dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, kami berkomitmen terus mendorong dan memprioritaskan produksi dalam negeri," tegas Djufry.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X