Pemerintah Alihkan 776 Juta Saham Indosat ke PPA

Kompas.com - 16/06/2021, 15:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepemilikan saham pemerintah di PT Indosat Tbk (ISAT) resmi dialihkan ke PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA.

PPA merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pengelolaan aset negara atau dulu sebelumnya dikenal sebagai Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Dikutip dari keterbukaan informasi, saham Indosat yang beralih ke PPA tersebut adalah Seri B sebanyak 776.624.999 lembar saham. Dengan harga per sahamnya sebesar Rp 2.875. Adapun pelaksanaan tanggal transaksi telah berlangsung sejak 8 Juni 2021.

Baca juga: Sepanjang 2020, Pendapatan Indosat Naik 6,9 Persen

Asisten Deputi Bidang Jasa Telekomunikasi dan Media PPA YB Priyatmo Hadi menuturkan tujuan dari transaksi peralihan saham tersebut menurut  sebagai penambahan penyertaan modal ke PPA.

"Penambahan penyertaan modal Negara Republik Indonesia ke dalam modal saham PT PPA," ujarnya melalui keterangan tertulis yang ditujukan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Rabu (16/6/2021).

Penambahan penyertaan modal tersebut telah mengacu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 2021 dan juga Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 135/KMK.06/2021, tentang Penetapan Nilai Penambahan Penyertaan Modal Negara RI ke dalam modal saham perusahaan perseroan yaitu PT PPA.

Dijelaskan lagi, sebelum transaksi, Indosat memiliki satu lembar saham Seri A Indosat sebesar nol persen. Kemudian, 776.624.999 lembar saham Seri B dengan kepemilikan sebesar 14,29 persen. Sesudah transaksi, satu lembar saham seri A jumlah kepemilikannya masih 0 persen.

Peralihan sama ISAT ke BUMN PPA ini dilakukan secara langsung.

Dikutip dari RTI, pada pukul 14.04 WIB, harga ISAT melemah 200 poin atau 2,96 persen ke level 6.550. Perolehan nilai transaksi Rabu ini sebesar Rp 5,28 miliar dari 798.000 lembar saham yang diperjualbelikan. Adapun kapitalisasi pasar ISAT mencapai Rp 35,59 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Bakal Resesi pada 2023

Sri Mulyani Sebut Ekonomi Dunia Bakal Resesi pada 2023

Whats New
Rupiah Kian Tertekan, Dekati Rp 15.200 Per Dollar AS

Rupiah Kian Tertekan, Dekati Rp 15.200 Per Dollar AS

Whats New
Erick Thohir Tebar Pendanaan untuk Startup Pangan, Kesehatan, dan Energi

Erick Thohir Tebar Pendanaan untuk Startup Pangan, Kesehatan, dan Energi

Whats New
SPBU Vivo Akhirnya Naikkan Harga Revvo 89 Jadi Rp 11.600 Per Liter, Simak Rinciannya

SPBU Vivo Akhirnya Naikkan Harga Revvo 89 Jadi Rp 11.600 Per Liter, Simak Rinciannya

Whats New
Potongan Biaya Aplikasi Ojol di Atas 15 Persen, Kemenhub: Jika Melanggar Akan Ditindak

Potongan Biaya Aplikasi Ojol di Atas 15 Persen, Kemenhub: Jika Melanggar Akan Ditindak

Whats New
Mudahkan Pelanggan Cek Pemakaian Gas, PGN Gandeng PT Inti Kembangkan Smart Meter

Mudahkan Pelanggan Cek Pemakaian Gas, PGN Gandeng PT Inti Kembangkan Smart Meter

Rilis
Didorong Bisnis 'E-commerce', Pasar 'Data Center' RI Diproyeksi Mencapai 2,4 Miliar Dollar AS Pada 2027

Didorong Bisnis "E-commerce", Pasar "Data Center" RI Diproyeksi Mencapai 2,4 Miliar Dollar AS Pada 2027

Rilis
Ramai Esteh Indonesia Somasi Konsumennya, Ini Kata Pakar Marketing

Ramai Esteh Indonesia Somasi Konsumennya, Ini Kata Pakar Marketing

Whats New
Financial Freedom yang Sedang Tren di Kalangan Anak Muda

Financial Freedom yang Sedang Tren di Kalangan Anak Muda

Earn Smart
Turun Rp 2.000, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Turun Rp 2.000, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini

Whats New
Ikuti Wall Sall Street, IHSG Dibuka Merah

Ikuti Wall Sall Street, IHSG Dibuka Merah

Whats New
Cek Tabel Iuran BPJS Ketenagakerjaan BPU atau Perorangan 2022

Cek Tabel Iuran BPJS Ketenagakerjaan BPU atau Perorangan 2022

Whats New
Sri Mulyani: 523 Pemda Sudah Anggarkan Rp 3,4 Triliun buat Bansos

Sri Mulyani: 523 Pemda Sudah Anggarkan Rp 3,4 Triliun buat Bansos

Whats New
Sebut Ekonomi 2023 Akan Gelap, Jokowi: Saya Menyimpulkan Perang Rusia-Ukraina Akan Lama

Sebut Ekonomi 2023 Akan Gelap, Jokowi: Saya Menyimpulkan Perang Rusia-Ukraina Akan Lama

Whats New
Belanja Kompensasi dan Subsidi Capai Rp 244,6 Triliun, Mayoritas untuk Bayar BBM dan Energi

Belanja Kompensasi dan Subsidi Capai Rp 244,6 Triliun, Mayoritas untuk Bayar BBM dan Energi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.