Garuda Indonesia Kembali Tunda Bayar Bunga Utang Sukuk Global

Kompas.com - 18/06/2021, 08:44 WIB
Seri pesawat boeing 737 NG (737-800) Garuda Indonesia. WikimediaSeri pesawat boeing 737 NG (737-800) Garuda Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mengumumkan kembali melakukan penundaan pembayaran bunga atau kupon global sukuk, setelah periode masa tenggang penundaan sudah berakhir pada 17 Juni 2021.

Sebelumnya, jatuh tempo pembayaran bunga sukuk global Garuda Indonesia dengan nilai pokok 500 juta dollar AS tersebut pada 3 Juni 2021.

Namun, perseroan menggunakan hak masa tenggang selama 14 hari untuk menunda memenuhi pembayaran bunga sukuk secara berkala.

Baca juga: Pangkas Jumlah Armada, Garuda Indonesia Kini Beroperasi Hanya dengan 53 Pesawat

Adapun pengumuman penundaan tersebut disampaikan perseroan melalui Singapore Exchange Announcement serta Sistem Pelaporan Elektronik PT Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, penundaan pembayaran kupon global sukuk tersebut memperhatikan kondisi perseroan yang terdampak signifikan imbas pandemi Covid-19.

Menurut dia, keputusan Garuda Indonesia untuk melakukan penundaan pembayaran ini merupakan langkah berat yang tidak terhindarkan dan harus ditempuh perseroan, di tengah fokus perbaikan kinerja usaha serta tantangan industri penerbangan imbas pandemi yang saat ini masih terus berlangsung.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Oleh karenanya, kami turut menyampaikan apresiasi atas dukungan yang senantiasa diberikan para pemegang sukuk atas upaya yang tengah dioptimalkan Perseroan terhadap keberlangsungan dan masa depan bisnis Garuda Indonesia dimasa yang penuh tantangan ini," ujar Irfan dalam keterangan resminya, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Masa Pandemi, Garuda Indonesia Operasikan Hanya 53 Pesawat

Di sisi lain, Garuda Indonesia juga telah menunjuk Guggenheim Securities, LLC sebagai financial advisor yang akan mendukung langkah pemulihan kinerja usaha perseroan.

Khususnya melalui berbagai evaluasi strategi yang akan ditempuh dalam penyehatan kinerja fundamental perseroan bersama-sama dengan mitra strategis lainnya seperti PT Mandiri Sekuritas, Cleary Gottlieb Steen & Hamilton LLP, serta Assegaf Hamzah & Partners.

"Penunjukan financial advisor ini juga merupakan wujud keseriusan kami dalam memastikan langkah berkesinambungan Garuda Indonesia dalam pemulihan kinerja erseroan berjalan optimal khususnya didukung oleh mitra strategis yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang mumpuni dalam mendukung upaya perseroan melewati masa sulit ini," paparnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.