Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/06/2021, 10:30 WIB
Akhdi Martin Pratama

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau SKCK merupakan salah satu persyaratan yang diminta jika ingin mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS.

SKCK adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi Intelkam kepada seorang pemohon/warga masyarakat untuk menerangkan tentang ada ataupun tidak adanya catatan suatu individu atau seseorang dalam kegiatan kriminalitas atau kejahatan.
Masa berlaku surat keterangan ini hingga enam bulan sejak tanggal diterbitkan. Jika telah melewati masa berlaku dan bila dirasa perlu, surat keterangan ini juga dapat diperpanjang.

Cara mengurusnya juga terbilang cukup mudah. Ada dua cara yang bisa Anda tempuh untuk membuat surat keterangan ini di kepolisian.

Baca juga: Cara Menambah Daya Listrik Berikut Rincian Biayanya

Mengutip laman polri.go.id, berikut cara dan syarat membuat SKCK:

Datang Langsung ke Kantor Polisi

  • Mendatangi kantor polisi
  • Membawa surat pengantar dari kantor kelurahan tempat domisili pemohon
  • Membawa fotocopy KTP/SIM sesuai dengan domisili yang tertera di surat pengantar dari kantor kelurahan
  • Membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK)
  • Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir
  • Membawa Pas Foto terbaru dan berwarna ukuran 4×6 sebanyak 6 lembar
  • Mengisi Formulir Daftar Riwayat Hidup yang telah disediakan di kantor Polisi dengan jelas dan benar
  • Pengambilan Sidik Jari oleh petugas.

Baca juga: Trik Cara Membuat CV yang Menarik di Mata HRD

Online

  • Kunjungi laman skck.polri.go.id
  • Klik "Form Pendaftaran"
  • Isi formulir pendaftaran yang meliputi satwil yang dituju, data pribadi, hubungan keluarga, pendidikan, perkara pidana, ciri fisik, lampiran dan lainnya
  • Unggah foto sesuai ketentuan yang berlaku
  • Lampirkan rumus sidik jari yang diperoleh dari kantor Polres sesuai domisili
  • Setelah isi formulir, pemohon akan memperoleh bukti pendaftaran dan nomor untuk pembayaran online melalui Bank BRI atau melalui loket pembayaran di kantor polisi.

Cara Memperpanjang Masa Berlaku SKCK

  • Membawa lembar SKCK lama yang asli/legalisir (maksimal telah habis masanya selama 1 tahun)
  • Membawa fotocopy KTP/SIM
  • Membawa fotocopy Kartu Keluarga
  • Membawa fotocopy Akta Kelahiran/Kenal Lahir
  • Membawa Pas Foto terbaru yang berwarna ukuran 4×6 sebanyak 3 lembar
  • Mengisi formulir perpanjangan yang disediakan di kantor Polisi.

Sebagai catatan, Polsek tidak menerbitkan SKCK untuk keperluan :

  • Melamar / melengkapi administrasi PNS / CPNS.
  • Pembuatan visa / keperluan lain yang bersifat antar-negara.

Polsek/Polres penerbit harus sesuai dengan alamat KTP/SIM pemohon.

Baca juga: Cara Membuat Izin Usaha Mikro Kecil Secara Online

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Syarat Pinjaman PNM Mekaar Syariah untuk Modal Usaha

Syarat Pinjaman PNM Mekaar Syariah untuk Modal Usaha

Whats New
Dulu Kritik Pembangunan IKN, Kini AHY Terpukau

Dulu Kritik Pembangunan IKN, Kini AHY Terpukau

Whats New
Waspada Modus Penipuan File APK di Email Pengingat SPT Tahunan

Waspada Modus Penipuan File APK di Email Pengingat SPT Tahunan

Whats New
Daftar Impor Pangan 2024: Daging Sapi, Jagung, hingga Beras

Daftar Impor Pangan 2024: Daging Sapi, Jagung, hingga Beras

Whats New
Dukung Bisnis di Era Digital, Xooply.ID Tawarkan Kemudahan Pengadaan ATK Perusahaan

Dukung Bisnis di Era Digital, Xooply.ID Tawarkan Kemudahan Pengadaan ATK Perusahaan

Rilis
Guru SMK di Jabar Dapat Pelatihan Wirausaha Digital

Guru SMK di Jabar Dapat Pelatihan Wirausaha Digital

Whats New
Astra International Bakal Tebar Dividen Final Rp 421 Per Saham

Astra International Bakal Tebar Dividen Final Rp 421 Per Saham

Whats New
Jokowi Curhat, DKI Sudah Punya KRL hingga Kereta Cepat, Masih Macet

Jokowi Curhat, DKI Sudah Punya KRL hingga Kereta Cepat, Masih Macet

Whats New
Premi Industri Asuransi Umum 2023 Capai Rp 103,86 Triliun

Premi Industri Asuransi Umum 2023 Capai Rp 103,86 Triliun

Whats New
Harga Beras Mahal, KPPU Bentuk Tim Investigasi

Harga Beras Mahal, KPPU Bentuk Tim Investigasi

Whats New
Kamis Besok, Massa Partai Buruh Akan Demo di Depan Istana, Tuntut Harga Bahan Pokok Turun

Kamis Besok, Massa Partai Buruh Akan Demo di Depan Istana, Tuntut Harga Bahan Pokok Turun

Whats New
Pengertian Alat Pembayaran Non Tunai, Jenis, dan Contohnya

Pengertian Alat Pembayaran Non Tunai, Jenis, dan Contohnya

Whats New
Penerimaan Negara Berpotensi Hilang Rp 15,67 Triliun akibat Kebijakan Harga Gas Murah

Penerimaan Negara Berpotensi Hilang Rp 15,67 Triliun akibat Kebijakan Harga Gas Murah

Whats New
Program Makan Siang Gratis Masuk RAPBN 2025, Ekonom: Perlu Ada Penajaman...

Program Makan Siang Gratis Masuk RAPBN 2025, Ekonom: Perlu Ada Penajaman...

Whats New
Kolaborasi dengan Accurate Indonesia, Paper.id Targetkan 10 Juta UMKM Terintegrasi Transaksi dan Akuntansi Bisnis Digital

Kolaborasi dengan Accurate Indonesia, Paper.id Targetkan 10 Juta UMKM Terintegrasi Transaksi dan Akuntansi Bisnis Digital

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com