Menhub: Pengembangan Pelabuhan Anggrek Gorontalo Dimulai Tahun Ini

Kompas.com - 24/06/2021, 11:18 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo pada Rabu (22/6/2021). Dok. Humas KemenhubMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabuhan Anggrek di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo pada Rabu (22/6/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) menyatakan pengembangan Pelabuhan Anggrek yang berada di Provinsi Gorontalo akan dimulai tahun ini.

Menurut Budi Karya, pengembangan Pelabuhan Anggrek ini tanpa menggunakan dana APBN, namun melalui pendanaan kreatif non-APBN dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Pelabuhan ini terletak di utara Sulawesi yang memiliki konektivitas dengan negara seperti Jepang, Korea, China, dan Hongkong.

"Kami mengajak pihak investor swasta untuk berkolaborasi mengembangkan tidak hanya pelabuhan saja, tetapi juga untuk kepentingan kawasan sekitar (hinterland)," jelas Budi Karya dalam siaran persnya, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Menhub: Pergerakan Pesawat Semakin Baik

"Saya mendukung konsorsium pemenang lelang proyek pengembangan Pelabuhan Anggrek ini untuk mengembangkan pelabuhan, agar keberadaan pelabuhan ini bermanfaat untuk melancarkan pergerakan logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Gorontalo dan Kawasan sekitarnya," tambah dia.

Mantan Dirut Angkasa Pura II ini meminta agar konsorsium dapat bersinergi secara nasional dan internasional terutama dengan pemerintah daerah, misalnya untuk perluasan, karena pekerjaan kepelabuhan tidak bisa dikerjakan sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, keberadaan Pelabuhan Anggrek diharapkan dapat saling mendukung dengan Pelabuhan Gorontalo sehingga dapat menciptakan efisiensi dan tidak menimbulkan masalah seperti kemacetan.

"Kami mendukung upaya pengembangan Kabupaten Gorontalo Utara yang termasuk daerah terpencil, terluar, tertinggal, dan perbatasan (3TP) ini untuk mengentaskan kemiskinan," ujar Budi Karya.

Baca juga: Menhub Minta Pergerakan di Bandara Jenderal Soedirman Bisa di Atas 80 Persen

Melalui pengembangan Pelabuhan Anggrek ini, kata Budi Karya, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan menambah lapangan pekerjaan bagi masyarakat di Kabupaten Gorontalo Utara dan sekitarnya.

Pemenang lelang proyek ini adalah Konsorsium Anggrek Gorontalo International Terminal yang terdiri dari empat perusahaan, yaitu PT Gotrans Logistics International, PT Anugerah Jelajah Indonesia Logistic, PT Titian Labuan Anugrah, dan PT Hutama Karya (Persero).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.