Sandiaga Uno: Wisata Berbasis Vaksin Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Kompas.com - 28/06/2021, 17:40 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021). KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021).
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan wisata berbasis vaksin yang akan dilakukan di Bali akan mempercepat progres vaksinasi di Indonesia.

“Berdasarkan diskusi dengan berbagai pihak dan juga dengan pembicaraan bersama Pak Presiden dan Gubernur Bali saat rapat internal lalu, konsep wisata berbasis vaksin di Bali ini kita gagas untuk bantu percepatan vaksinasi nasional,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing, Senin (28/6/2021).

Di samping itu, Sandiaga menilai wisata berbasis vaksin akan meningkatkan waktu kunjungan wisatawan selama paling tidak 15 hari atau mencakup vaksinasi pertama dan vaksinasi kedua (dua pekan setelah vaksinasi pertama).

Baca juga: Garuda Indonesia Raih 5-Star Covid-19 Airline Safety dari Skytrax

Sandiaga menilai Bali dipilih menjadi pilot project wisata berbasis vaksin karena melihat animo dari masyarakat Indonesia yang tergiur dengan promo wisata vaksin termasuk ke Amerika Serikat.

“Ngapain jauh-jauh menempuh penerbangan belasan jam (ke AS), kenapa tidak ke Bali saja. Saat ini kami menawarkan destinasi berkualitas di Indonesia dan disediakan juga vaksinnya,” kata Sandiaga.

Sandiaga memastikan, untuk program wisata berbasis vaksin dipastikan suplai vaksin yang tersedia cukup. Ia mengatakan, ketersediaan vaksin akan menjadi prioritas karena ini perintah langsung dari Presiden Joko Widodo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Mengenai jatah vaksin, saya nyatakan suplainya cukup dan ini tidak akan mengambil jatah vaksin sejumlah 6 juta dosisi yang harapannya bisa kita selesaikan sebelum program pembukaan Bali,” ucap dia.

Baca juga: Sandiaga Uno: Bali Bakal Jadi Pilot Project Wisata Berbasis Vaksin

Sementara itu, jika nanti Bali sudah dibuka untuk kedatangan wisatawan mancanegara, vaksin yang disediakan untuk wisatawan mancanegara adalah vaksin gotong royong atau mandiri.

Paket pariwisata berbasis vaksin juga akan menerapkan penginapan yang memiliki standar Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability (CHSE) yang tersebar di 9 kabupaten kota. Untuk wisatawan nusantara yang akan menerima vaksin kedua, juga akan dipersyaratkan melakukan swab antigen sebagai syarat kembali ke daerah asal.

Sandiaga berharap gagasan wisata vaksin ini dapat meniingkatkan pertumbuhan ekonomi di Bali, dan kedepannya beberapa vaksin yang dinilai cocok untuk wisata vaksin, seperti Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Novavax, dan lain-lain.

Baca juga: Sandiaga Uno Minta Pembangunan Borobudur Highland Dipercepat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.