PLN Perpanjang Promo Tambah Daya Listrik hingga 31 Juli 2021

Kompas.com - 20/07/2021, 12:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN (Persero) memperpanjang promo tambah daya listrik melalui program Green Lifestyle hingga 31 Juli 2021. Sebelumnya promo ini berlaku hanya sampai 30 Juni 2021.

Pelanggan dapat menikmati layanan tambah daya listrik dengan hanya membayar Rp 202.100, jika melakukan pembelian produk Renewable Energy Certificate (REC) seharga Rp 115.500.

Adapun REC merupakan sertifikat yang dikeluarkan PLN sebagai bukti bahwa konsumen menggunakan listrik yang berasal dari energi baru terbarukan. Pembelian REC dapat dilakukan melalui situs web https://layanan.pln.co.id/renewable-energy-certificate.

Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril mengatakan, pelanggan rumah tangga daya 450 VA-7.700 VA dapat membeli produk REC, kemudian akan mendapatkan harga spesial tambah daya 2.200 VA-11.000 VA.

Baca juga: AP II Lakukan Uji Coba Digitalisasi Dokumen Kesehatan di 17 Bandara Kelolaan

Adapun tarif rumah tangga daya 1.300 VA-11.000 VA adalah flat sebesar Rp 1.444,70.

“Dalam program ini, kami mengajak pelanggan rumah tangga untuk berpartisipasi secara aktif dalam meningkatkan penggunaan energi yang lebih bersih demi masa depan yang lebih baik," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/7/2021).

Menurut Bob, program Green Lifestyle merupakan produk khusus dari PLN yang memadukan kepedulian terhadap pengembangan energi hijau, serta pengembangan produktivitas pelanggan dengan keandalan listrik yang terjaga.

Terlebih di tengah pandemi, kebutuhan listrik menjadi sangat penting untuk menunjang kegiatan kerja maupun aktivitas harian keluarga.

Ia bilang, lewat program promo ini, pembelian REC tak sekadar untuk mendapatkan keringanan biaya layanan tambah daya, melainkan mendukung pengembangan EBT, serta menekan pelepasan emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim.

Baca juga: ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Asia 2021 jadi 7,2 Persen

"Kami berikan penawaran bundling, dengan membeli REC pelanggan akan ikut serta dalam pembangunan energi terbarukan, sekaligus mendapatkan penawaran spesial untuk menambah dayanya,” kata Bob.

Adapun untuk mendapatkan promo ini, yakni setelah pelanggan membeli produk REC maka akan mendapatkan e-voucher keringanan biaya penyambungan untuk tambah daya melalui e-mail atau SMS dari data yang terdaftar.

Kemudian pelanggan dapat mengajukan permohonan layanan tambah daya melalui aplikasi PLN Mobile. Pada saat melakukan permohonan, selain memasukkan data diri, pelanggan juga dapat memasukkan kode yang tertera pada e-voucher untuk mendapatkan harga khusus tambah daya.

"PLN yakin bahwa listrik dapat meningkatkan produktivitas masyarakat di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan berharap melalui program ini dapat memberikan kemudahan kepada pelanggan untuk mendapatkan layanan kelistrikan," ujar Bob.

Baca juga: Harga Minyak Jatuh karena Kesepakatan OPEC+ dan Kekhawatiran terhadap COVID-19

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangun Infrastruktur Dasar IKN, Kementerian PUPR dapat Anggaran Rp 20,8 Triliun di 2023

Bangun Infrastruktur Dasar IKN, Kementerian PUPR dapat Anggaran Rp 20,8 Triliun di 2023

Whats New
Respons Pernyataan Ketua MPR, Sri Mulyani: Rasio Utang RI Sudah Turun Tajam

Respons Pernyataan Ketua MPR, Sri Mulyani: Rasio Utang RI Sudah Turun Tajam

Whats New
Jika Harga BBM Naik, Sri Mulyani: Penyaluran Bansos Mengikuti Desain Sebelumnya

Jika Harga BBM Naik, Sri Mulyani: Penyaluran Bansos Mengikuti Desain Sebelumnya

Whats New
Ketua DPR Sebut Belum Ada Usulan Kenaikan Harga BBM dari Pemerintah

Ketua DPR Sebut Belum Ada Usulan Kenaikan Harga BBM dari Pemerintah

Whats New
Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Ekstrem 0 Persen pada 2024

Pemerintah Targetkan Angka Kemiskinan Ekstrem 0 Persen pada 2024

Whats New
Menkop: Harga Minyak Makan Merah Bisa Lebih Murah dari Minyak Goreng

Menkop: Harga Minyak Makan Merah Bisa Lebih Murah dari Minyak Goreng

Whats New
Menko Perekonomian: Tantangan Hiperinflasi Rasanya Dapat Kita Tangani

Menko Perekonomian: Tantangan Hiperinflasi Rasanya Dapat Kita Tangani

Whats New
Belanja Negara Tahun 2023 Capai Rp 993,2 Triliun, Untuk Apa Saja?

Belanja Negara Tahun 2023 Capai Rp 993,2 Triliun, Untuk Apa Saja?

Whats New
Cintai Produk Lokal UMKM, Blibli Luncurkan Kampanye Maju Tak Gentar Mendukung #PejuangLokal

Cintai Produk Lokal UMKM, Blibli Luncurkan Kampanye Maju Tak Gentar Mendukung #PejuangLokal

Rilis
Anggaran Infrastruktur 2023 Naik Jadi Rp 392 triliun

Anggaran Infrastruktur 2023 Naik Jadi Rp 392 triliun

Whats New
Anggaran Subsidi Energi Turun Tajam pada 2023, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Anggaran Subsidi Energi Turun Tajam pada 2023, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Whats New
BCA Raih 60 Penghargaan di Global Contact Center World Awards Asia Pacific

BCA Raih 60 Penghargaan di Global Contact Center World Awards Asia Pacific

Whats New
Defisit APBN 2023 Hanya 2,85 Persen, Jokowi Janji Kelola Utang secara Hati-hati

Defisit APBN 2023 Hanya 2,85 Persen, Jokowi Janji Kelola Utang secara Hati-hati

Whats New
Pasar Masih Khawatir, Nilai Tukar Rupiah Kembali Ditutup Melemah

Pasar Masih Khawatir, Nilai Tukar Rupiah Kembali Ditutup Melemah

Whats New
Tips Branding Usaha Kecil

Tips Branding Usaha Kecil

Smartpreneur
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.