Dirut BEI: Walau Ada PPKM, Investor Lebih Tenang Menyikapinya

Kompas.com - 03/08/2021, 19:51 WIB
Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi di Main Hall BEI Jakarta, Kamis (22/11/2018) KOMPAS.com/Putri Syifa NurfadilahDirektur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi di Main Hall BEI Jakarta, Kamis (22/11/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 sejak hari ini (3/8/2021) hingga 9 Agustus 2021.

Bagaimana dampaknya terhadap pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI)?

Menurut Direktur Utama (Dirut) BEI Inarno Djajadi, PPKM yang diberlakukan serta diperpanjang tersebut tidak memengaruhi pencapaian kinerja Pasar Modal Indonesia.

Baca juga: Sri Mulyani: Menjelaskan 4 Level PPKM ke Masyarakat Tidak Mudah

Hal ini, salah satunya, dibuktikan dari pergerakan IHSG.

"Walaupun kita ada PPKM, investor itu sudah lebih tenang menyikapinya sehingga indeks pun tidak terlalu banyak berubah sehingga year to date sampai hari Jumat (30/7/2021) kemarin saja, masih positif indeksnya di 6.070. Kalau year to date-nya masih naik 1,52 persen," ujar Inarno secara virtual ketika wawancara eksklusif kepada Kompas.com, Selasa (3/8/2021).

"Aku pikir untuk PPKM ini kita sudah lebih tahan, lebih bisa melihat lebih jernih dan tidak ada kepanikan terhadap investor tersebut. Kedepannya bagaimana, tentunya kita masih melihat bahwasanya d Pasar Modal masih bisa lebih positif," sambung dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya dari indeks saja, lanjut Inarno, dari frekuensi perdagangan di BEI juga menunjukkan peningkatan luar biasa. Begitu pula dengan jumlah investor.

"Sebagai contoh, kalau kita lihat untuk saat ini bahwasanya nilai rata-rata RNTH atau transaksi harian sudah mencapai Rp 13,1 triliun, di mana ini kan dibandingkan dengan tahun lalu rata-rata (nilai transaksi hariannya) Rp 9,2 triliun sehingga ada kenaikan 42 persen. Itu baru dari nilai transaksi," kata dia.

Baca juga: PPKM Diperpanjang Lagi, Bioskop CGV Rambah Layanan Pesan Antar Makanan

Sama halnya dengan volume transaksi juga menunjukkan peningkatan yang sama.

"Kita lihat bahwasanya volumenya 18,6 juta lembar saham dan frekuensi per hari itu mencapai 1,2 sampai 1,3 juta kali per hari. Itu menunjukkan suatu luar biasa termasuk yang tertinggi di ASEAN," ungkap Inarno.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Jaga Keamanan Pelayaran, Indonesia Punya 285 Menara Suar

Rilis
Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Rights Issue, BRI Sudah Raup Rp 26,1 Triliun dari Publik hingga 21 September 2021

Whats New
Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Gandeng Polri, KSPSI Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 40.000 Buruh

Whats New
Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Ada Isu Evergrande dan Tapering, Apa yang Harus Dilakukan Investor?

Earn Smart
Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Rilis
Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Survei: Seimbangkan Karier dan Keluarga, Kesehatan Mental Pekerja Perempuan Memburuk Selama Pandemi

Whats New
Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Cara Daftar Jadi Mitra Pelatihan Kartu Prakerja

Whats New
BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

BRI Luncurkan BRI Shops Master Class, Apa Itu?

Whats New
Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Sebut Revisi UU BUMN Perlu, Erick Thohir: Kadang Perusahaan Terbitkan Surat Utang untuk Bonus dan Tantiem...

Whats New
Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Whats New
Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Erick Thohir Bentuk Holding BUMN Pangan, Apa Kelebihannya?

Whats New
Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Soal Jadi Investor Bank Muamalat, Ini Kata BPKH

Whats New
PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

PT BNP Paribas AM dan PT Bank DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana Bertema Teknologi Global

Whats New
Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Upah Minimum 2022 Mulai Dibahas, Menaker Masih Pertimbangkan Situasi Pandemi Covid-19

Rilis
Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Kemenkeu Dapat Tambahan Anggaran Jadi Rp 44 Triliun, Buat Apa Saja?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.