KILAS

Sejumlah Upaya Kemenaker Tingkatkan Perlindungan bagi Pekerja Perempuan

Kompas.com - 05/08/2021, 18:33 WIB
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam dialog dengan pengurus SP/SB perempuan se-Kabupaten Gresik bertemakan ?Menghapuskan Pelecehan Seksual dan Diskriminasi di Tempat Kerja? di PT Smelting Gresik, Jawa Timur (Jatim), Kamis (5/8/2021).
DOK. Humas KemenakerMenteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah dalam dialog dengan pengurus SP/SB perempuan se-Kabupaten Gresik bertemakan ?Menghapuskan Pelecehan Seksual dan Diskriminasi di Tempat Kerja? di PT Smelting Gresik, Jawa Timur (Jatim), Kamis (5/8/2021).

KOMPAS.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengaku, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya untuk meningkatkan pelindungan bagi pekerja perempuan.

Khususnya, kata dia, terkait pencegahan kekerasan, pelecehan seksual, dan diskriminasi di tempat kerja.

“Upaya tersebut di antaranya bimbingan teknis kepada manajemen perusahaan dan serikat pekerja atau serikat buruh (SP/SB),” ujar Ida dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/8/2021).

Kemudian, lanjut dia, membangun komitmen perusahaan melalui peraturan perusahaan (PP) dan perjanjian kerja bersama (PKB), serta integrasi dan koordinasi lintas sektoral dalam penegakan hukum.

Baca juga: Mengenal Perjanjian Kerja, PKWT, dan PKWTT...

Pernyataan tersebut Ida sampaikan dalam dialog dengan pengurus SP/SB perempuan se-Kabupaten Gresik bertemakan “Menghapuskan Pelecehan Seksual dan Diskriminasi di Tempat Kerja” di PT Smelting Gresik, Jawa Timur (Jatim), Kamis.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) juga akan menyediakan aturan lebih spesifik terhadap penghapusan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja, serta perbaikan regulasi di bidang ketenagakerjaan, salah satunya melalui Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker).

"Kendati demikian, sinergitas, komitmen, dan upaya konkret tidak hanya dari pemerintah melainkan juga dari stakeholder terkait," kata Ida.

Oleh karenanya, ia meminta seluruh stakeholder ketenagakerjaan untuk meningkatkan pelindungan bagi pekerja perempuan dari tindak kekerasan, pelecehan seksual, dan diskriminasi di tempat kerja.

Baca juga: Menaker Tekankan 3 Aspek Perlindungan Pekerja Perempuan, Apa Saja ?

Sebab, hal tersebut dapat berpengaruh terhadap produktivitas kerja dan berdampak pada kelangsungan usaha.

"Untuk itu, perlu adanya kepedulian bersama demi mewujudkan kenyamanan bekerja melalui pencegahan kekerasan dan pelecehan di tempat kerja," imbuh Ida.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.