PPKM Berlanjut, BI Tetap Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kisaran 3,5 - 4,3 Persen

Kompas.com - 01/09/2021, 19:54 WIB
Ilustrasi perekonomian Indonesia. Shutterstock/David CarilletIlustrasi perekonomian Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Bank Indonesia (BI) tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional hingga akhir 2021 di kisaran 3,5 persen hingga 4,3 persen, meskipun pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terus dilanjutkan sejak Juli lalu.

Asisten Gubernur BI Dwi Pranoto mengatakan, tren pemulihan ekonomi Indonesia sudah mulai terlihat sejak awal tahun 2021. Ini terefleksikan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi sebesar 7,07 persen pada kuartal II-2021.

Walaupun pemerintah menerapkan aturan pembatasan mobilitas yang lebih ketat sejak Juli 2021, momentum pertumbuhan ekonomi nasional diproyeksi terus berlanjut, ditopang oleh perbaikan kinerja ekspor, berlanjutnya stimulus fiskal, perbaikan investasi, percepatan vaksinasi Covid-19, dan juga pembukaan sektor prioritas.

Baca juga: 6 Strategi Jokowi untuk Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi 2022

"Meskipun kita sadari bahwa di sini juga penerapan PPKM terus diperpanjang, namun kesiapan pelaku usaha dan masyarakat dalam beradaptasi dengan new lifestyle, telah mampu meminimalkan dampak PPKM terhadap perekonomian," ujar Dwi, dalam diskusi daring bertema Pemanfaatan Hilirisasi Batubara untuk Pemulihan Ekonomi, Rabu (1/9/2021).

"Dengan perkembangan tersebut, pertumbuhan ekonomi 2021 diprakirakan tetap berada dalam kisaran proyeksi Bank Indonesia pada kisaran 3,5 persen sampai 4,3 persen," tambahnya.

Lebih lanjut Dwi menyebutkan, momentum pemulihan tersebut perlu ditopang oleh basis pertumbuhan ekonomi yang sehat. Ini dapat dilakukan dengan tetap menjaga momentum pemulihan, sekaligus melakukan transformasi ekonomi nasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pemulihan dan transformasi harus berjalan beriringan, sehingga menjadi satu sinergis dalam akselerasi kegiatan di sektor riil, serta kembali mengarahkan kinerja ekonomi di landasan pertumbuhan ekonomi potensialnya," tuturnya.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 3,5 persen hingga 4,3 persen merupakan hasil dari revisi ketiga bank sentral pada tahun ini.

Sebelumnya, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2021 bisa berada di kisaran 4,1 persen hingga 5,1 persen. Ini merupakan koreksi dari optimisme sebelumnya bahwa pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh 4,3 persen hingga 5,3 persen.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, penurunan proyeksi ini seiring dengan penyebaran Covid-19 varian Delta yang memang meningkatkan jumlah kasus harian pada akhir Juni 2021 dan akhirnya membuat pemerintah melakukan PPKM.

Baca juga: Selamat Tinggal Resesi, Ekonomi Indonesia Kuartal II 2021 Tumbuh 7,07 Persen

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.