KILAS

Mentan: KUR Pertanian Berhasil Menjadi Penyangga Ekonomi Petani di Kabupaten Malang

Kompas.com - 05/09/2021, 14:59 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam peresmian program Merdeka Ekspor 2021, Sabtu (14/8/2021). Dok. Ditjen PSP Kementerian PertanianMenteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam peresmian program Merdeka Ekspor 2021, Sabtu (14/8/2021).

KOMPAS.comMenteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi penyerapanan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian di Kabupaten Malang yang berjalan baik.

Hingga Selasa, (31/8/2021), penyaluran KUR oleh Himpunan Bank Negara (Himbara) di wilayah itu mencapai Rp 2,10 triliun kepada 52.018 debitur.

Syahrul berharap semua stakeholder bekerja keras agar KUR Pertanian dapat terus diserap petani. Menurutnya, KUR dapat menjadi penyelamat dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Dengan adanya KUR, roda perekonomian dasar masyarakat kembali bergerak saat pandemi ini,” ujar Syahrul dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Jokowi Minta Persyaratan KUR Dipermudah, Ini Kata BRI

Senada dengan Syahrul, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Ali Jamil mengatakan, dengan dukungan dari KUR, pertanian menjelma menjadi kekuatan untuk keluar dari krisis yang dihadapi akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, selain dapat membuka lapangan kerja, KUR juga menjadi penyangga ekonomi keluarga dan ekonomi dasar di semua daerah, terutama petani yang merupakan sektor produksi.

Ali menjelaskan untuk menggairahkan sektor pertanian tidak cukup didanai Anggaran Pengdapatan dan belanja Negara (APBN). Oleh sebab itu, diperlukan pendanaan lain di luar APBN.

"KUR adalah kebijakan pemerintah. KUR itu dana bank dengan bunga yang disubsidi pemerintah. Gunakan KUR karena dia adalah fasilitas negara," kata tutur Ali.

Baca juga: Salurkan KUR Pertanian Rp 1 Miliar ke Petani Serang, Mentan: Mari Kita Dorong Kebijakan Ini

KUR Pertanian, lanjut Ali, terbukti membantu petani dari hulu sampai hilir. Menurutnya, perguliran KUR Pertanian di seluruh daerah harus terus didorong.

Hal tersebut sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas, produktivitas, kesejahteraan, dan perekonomian masyarakat, khususnya di masa pandemi Covid-19.

Direktur Pembiayaan Pertanian Kementan, Indah Megahwati mengatakan, dalam pelaksanaannya, KUR dibagi menjadi beberapa klaster, di antaranya klaster padi, jagung, hortikultura, peternakan, dan perkebunan.

“Dengan KUR kita akan memiliki keuntungan yang berlipat, sebab dilaksanakan secara klaster dan sudah ada offtaker,” kata Indah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Didakwa Terima Suap, Berapa Gaji Wawan Ridwan sebagai PNS Pajak?

Didakwa Terima Suap, Berapa Gaji Wawan Ridwan sebagai PNS Pajak?

Whats New
Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Cara Beli Emas Antam secara Online dan Offline

Spend Smart
Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Cara Mengisi Shopeepay lewat BSI Mobile dengan Mudah dan Praktis

Spend Smart
Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Pembangunan Hunian Warga Terdampak Bencana di NTT dan NTB Ditargetkan Rampung Maret 2022

Whats New
Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Bangun Kilang di Tuban, Pertamina Pastikan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

Whats New
Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Mau Nabung di ATM Setor Tunai Mandiri Terdekat? Simak Caranya

Whats New
Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Sisa Anggaran di Bangka Belitung Capai Rp 798,38 Miliar

Whats New
Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Di Forum G20, Indonesia Minta AS hingga China Sampaikan Rencana Tapering Off

Whats New
UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

UMKM Mau Punya Website Sendiri? Cek Solusi Mudah dan Murah Berikut

Smartpreneur
KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

KAI Services Perluas Bisnis, Dirikan Lokomart di Stasiun Pasar Senen Jakarta

Rilis
LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

Whats New
Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Belum Lunas, Utang Lapindo ke Negara Mencapai Rp 2,23 Triliun

Whats New
Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Nilai Ekspor Kopi Jawa Barat Baru 40 Juta Dollar AS, BI: Potensinya Bisa Lebih Besar

Whats New
Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Kembangkan Kerja Sama Sektor Energi, UGM Gandeng Subholding Gas Pertamina

Rilis
Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Pemerintah Terapkan DMO dan DPO Minyak Goreng, YLKI: Kenapa Tidak dari Kemarin-Kemarin?

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.