Dorong Kinerja Industri Asuransi Jiwa, AAJI Lakukan Transformasi

Kompas.com - 09/09/2021, 19:36 WIB
Ilustrasi asuransi jiwa. SHUTTERSTOCK/REDPIXEL.PLIlustrasi asuransi jiwa.

JAKARTA, KOMPAS.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melakukan transformasi guna semakin meningkatkan kinerja industri asuransi jiwa yang telah dicapai saat ini. AAJI mendorong 65 perusahaan sauransi jiwa yang tergabung di dalamnya untuk terus meningkatkan kualitas kebijakan bisnis.

Maka sejalan dengan transformasi yang akan dilakukan, dirancang pula peta jalan yang menjadi panduan bagi perusahaan asuransi jiwa dengan berisikan tiga pilar perubahan.

Pertama AAJI akan mendorong industrinya melakukan pengembangan produk dan layanan asuransi jiwa berkelas dunia dengan mengedepankan customer centricity, customer protection, dan digital experience.

Pada pilar kedua, asosiasi akan meningkatkan operational excellence industri asuransi jiwa lewat penguatan tata kelola dan manajemen risiko. Serta ketiga, industri akan didorong terus untuk menjalankan penguatan permodalan dan portofolio investasi.

Baca juga: Bank Mandiri Prediksi Pertumbuhan Ekonomi RI Hanya 3,69 Persen pada 2021

Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu menjelaskan, transformasi tersebut didasari oleh keinginan industri untuk memberikan manfaat yang optimal dalam melindungi lebih banyak masyarakat di masa depan. Adapun saat ini AAJI telah melindungi sekitar 60 juta orang dari berbagai kalangan.

“Dalam kondisi pandemi dan momentum economic rebound saat ini, kami ingin membuka lembaran baru. Kami optimis, inklusi dan perlindungan asuransi yang lebih masif bagi semua lapisan masyarakat dapat dicapai bersama dengan lebih cepat dan efektif,” kata Togar dalam konferensi pers virtual, Kamis (9/9/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kepala Departemen Marketing AAJI Jos Chandra Irawan menambahkan, momentum positif pemulihan ekonomi saat ini akan dimanfaatkan maksimal oleh AAJI dengan meluncurkan berbagai inovasi di industrinya.

Ia bilang, transformasi yang diinisiasi para perusahaan asuransi jiwa itu memunculkan berbagai potensi inovasi di industri. Salah satunya di soal penggunaan teknologi.

"IT dalam pemasaran produk asuransi jiwa yang selama ini sudah didukung regulator akan makin kami genjot. Di masa depan, industri asuransi jiwa akan memberikan lebih banyak lagi kemudahan kepada masyarakat,” kata Jos.

Baca juga: Limit Transfer BNI Berdasarkan Jenis Kartunya

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.