[POPULER MONEY] Harga Emas Antam | Dampak Evergrande ke Indonesia

Kompas.com - 23/09/2021, 06:00 WIB
Seorang pegawai menunjukkan kepingan emas di sebuah toko perhiasan di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/7/2020). ANTARA FOTO/FB ANGGOROSeorang pegawai menunjukkan kepingan emas di sebuah toko perhiasan di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (28/7/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi Anda yang ingin berinvestasi emas, ada baiknya selalu memantau harga emas dari hari ke hari.

Kemarin, harga emas tercatat mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan hari sebelumnya. Berita mengenai harga emas menjadi yang terpopuler sepanjang hari kemarin, Rabu (22/9/2021).

Sementara itu berita lain yang juga masuk terpopuler adalah dampak krisis Evergrande ke Indonesia. Berikut adalah daftar berita terpopuler selengkapnya:

1. Rincian Harga Emas Antam Mulai dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Harga emas Antam hari ini, Rabu (22/9/2021) mengalami kenaikanan. Dikutip dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas hari ini dibanderol Rp 926.000 per gram.

Harga emas 24 karat tersebut naik Rp 4.000 jika dibandingkan dengan harga emas pada kemarin. Kenaikan juga terjadi pada harga buyback atau harga yang didapat jika pemegang emas Antam ingin menjual logam mulia tersebut. Selengkapnya bisa dibaca di sini.

2. Gubernur BI Beberkan Dampak Krisis Evergrande ke Indonesia

Krisis likuiditas yang terjadi pada perusahaan properti asal China, Evergrande, dianggap bisa berpengaruh terhadap kondisi perekonomian global, termasuk Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, krisis yang terjadi pada salah satu perusahaan pengembang properti terbesar China itu kembali menimbulkan ketidakpastian terhadap perekonomian khususnya pasar keuangan global.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dampak yang terjadi di Tiongkok dapat kami sampaikan, memang berpengaruh terhadap ketidakpastian pasar keuangan global," kata dia, dalam konferensi pers virtual, Selasa (21/9/2021). Selengkapnya bisa dibaca di sini.

3. BLT UMKM Bakal Dilanjutkan pada 2022? Ini Jawaban Kemenkeu

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara soal kelanjutan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bantuan langsung tunai (BLT) UMKM tahun 2022.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata mengatakan, dilanjutkan atau tidaknya program BLT UMKM tergantung kebijakan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC PEN) yang diketuai oleh Menko Perekonomian.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.