KILAS

Semakin Modern, Petani di Sinjai, Sumsel Gunakan Alsintan

Kompas.com - 22/09/2021, 20:05 WIB
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) sedang mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan). DOK. Humas Kementerian PertanianMenteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) sedang mengoperasikan alat dan mesin pertanian (alsintan).

KOMPAS.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung sejumlah kelompok petani di Kabupaten Sinjai, Sumatera Selatan (Sumsel) yang menggunakan alat mesin pertanian (alsintan).

Penggunaan alsintan diyakini akan membuat sektor pertanian semakin modern. Hal ini sejalan dengan target Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menteri asal Sulsel itu tengah bekerja keras mendorong agar sektor pertanian semakin maju, mandiri, dan modern.

Salah satunya dengan penggunaan alsintan yang merupakan ciri dari pertanian adaptif terhadap era 4.0.

"Era 4.0 itu ditandai dengan inovasi teknologi dan mekanisasi pertanian. Alsintan ini salah satu ciri pertanian yang telah bergerak maju, mandiri dan modern," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Bantu Jaga Produktivitas Petani di Jatim, Kementan Bangun Bengkel Keliling Alsintan

Direktur Alsintan Direktorat Jenderal (Ditjen) Prasarana dan Sarana Pertani (PSP) Kementan Andi Nur Alamsyah mengatakan, alsintan dapat membantu percepatan proses budi daya pertanian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Baik itu percepatan olah tanah, percepatan tanam, hingga percepatan panen. Dengan begitu, petani pun bisa meningkatkan indeks pertanaman (IP)," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) PSP Kementan Ali Jamil menyebutkan, penggunaan alsintan dapat meminimalkan losses hasil budidaya pertanian. Dengan begitu, produktivitas pertanian akan semakin meningkat.

"Dengan alsintan, tingkat losses hasil panen raya petani dapat ditekan, sehingga produktivitas bertambah,” ujarnya.

Baca juga: Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Kementan Salurkan Alsintan untuk 2 Poktan di Sumbar

Tak hanya itu, lanjutnya, alsintan juga mampu menekan biaya produksi yang dikeluarkan petani dalam mengolah budidaya pertanian mereka.

Ali menjelaskan, saat mengolah lahan pertanian, petani cukup memerlukan satu orang saja sebagai operator alsintan.

Penggunaan alsintan, kata dia, juga akan menghemat waktu dalam mengolah lahan sehingga masa tanam bisa dilakukan secara serentak.

"Alsintan ini menghemat biaya yang dikeluarkan petani, selain juga menghemat waktu. Percepatan masa tanam pun bisa dilakukan dengan alsintan," terang Ali.

Baca juga: Wujudkan Pertanian Maju, Kementan Lakukan Modernisasi Alsintan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.