Sri Mulyani: Saat ini, Kami Belum Lihat Bank Pulih Secara Kuat

Kompas.com - 22/09/2021, 18:34 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI membahas RUU HKPD, Senin (13/9/2021). Dok. Kementerian KeuanganMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI membahas RUU HKPD, Senin (13/9/2021).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kondisi perbankan di Tanah Air belum pulih karena pandemi Covid-19.

Perbankan belum maksimal menjalankan fungsi intermediasi seperti pra-pandemi.

Padahal salah satu indikator terjadinya pemulihan ekonomi apabila sektor perbankan mulai menjalankan fungsi intermediasi.

Baca juga: Sri Mulyani Ungkap Berbagai Pernyataan Obligor/Debitor BLBI, Ada yang Ngaku Tak Punya Utang

Fungsi intermediasi yang menyalurkan dana untuk kegiatan produktif menjadi salah satu kunci penggerak roda ekonomi.

"Untuk bidang ini memang kita belum melihat suatu pemulihan yang sangat kuat," kata Sri Mulyani dalam Penandatangan MoA Program Strategic Sharia Banking Management secara virtual, Rabu (22/9/2021).

Otoritas Jasa Keuangan mencatat, kredit bank baru tumbuh 0,5 persen pada Juli 2021.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angka ini masih sangat kecil bila dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 sebesar 7,07 persen.

Pun lebih kecil dibandingkan dengan kondisi pr Covid-19 yang biasanya tumbuh hingga 7 persen bahkan 10 persen.

Baca juga: Stafsus Sri Mulyani Beberkan Alasan Pemerintah Terus Menambah Utang

Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tersimpan di bank selalu tumbuh dobel digit setiap bulan. Pada periode Juli lalu, DPK tumbuh 10,43 persen.

"Ini artinya perbankan di saat kondisi likuiditas yang sangat banyak atau ample, sedangkan juga masyarakat mendapat dana di perbankan namun bank belum melakukan penyaluran dalam kegiatan produktif," beber Sri Mulyani.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.