Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

ITDC Gandeng Pertamina, Sirkuit Mandalika Resmi Ganti Nama, Jadi Apa?

Kompas.com - 07/10/2021, 19:08 WIB
Ade Miranti Karunia,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Persero atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menggandeng PT Pertamina (Persero) Tbk bersama untuk mendukung pengembangan Sirkuit Mandalika, di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Sponsorship Mandalika International Street Circuit Naming Right untuk penyelenggaraan Moto GP 2022 oleh kedua pihak pada hari ini (7/10/2021).

Melalui PKS ini, Pertamina memperoleh hak penyertaan nama korporasi pada Jalan Kawasan Khusus (JKK)/sirkuit jalan raya The Mandalika dengan jangka waktu hingga 31 Desember 2022.

Baca juga: Bangun KEK Mandalika, ITDC Dapat Guyuran Rp 550 Miliar Lebih dari BUMN Perbankan

Dengan kerja sama tersebut, Sirkuit Mandalika kini berganti nama menjadi Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit.

Wakil Menteri BUMN I Pahala Mansury mengatakan, pembangunan sirkuit telah dilakukan sejak Agustus 2020.

Pada tahun ini lanjut Pahala, sirkuit tersebut akan diujicobakan dengan beberapa kejuaraan balap internasional, seperti Idemitsu Asia Talent Cup yang akan menjadi ajang pembuka di Sirkuit Mandalika pada 12-14 November 2021 dan disusul dengan World Superbike yang berlangsung 19-21 November 2021.

"Jadi, ini termasuk salah satu event yang paling ditunggu-tunggu. Tahun depan kita akan menyaksikan tes pramusim Moto GP pada tanggal 11-13 Februari dan Moto GP Indonesia pada Maret 2022," ujarnya secara virtual, Kamis (7/10/2021).

Ia pun mengapresiasi BUMN yang sudah berpartisipasi dalam merealisasikan hal ini, khususnya Pertamina yang menjadi sponsor utama, kemudian ITDC, Pembangunan Perumahan (PTPP), Lembaga Pengelola Investasi (LPI) dan semua pihak yang sudah mendukung.

"Ini semua merupakan bentuk sinergi antar BUMN dan berbagai institusi yang dimiliki oleh pemerintah agar kita bisa keluar dari pandemi, termasuk juga agar industri pariwisata sebagai industri yang paling terpengaruh bisa kembali bangkit," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, sinergi Pertamina dengan ITDC, akan memberikan banyak hal, baik bagi bangsa Indonesia maupun Pertamina sebagai korporasi.

Menurut Nicke, kerja sama ini merupakan bentuk nyata Go Collaborative antar BUMN yang diharapkan mampu mendukung brand exposure Pertamina secara global.

Peluang ini dapat terlihat pada jumlah fanbase media sosial Moto GP yang mencapai 26,6 juta pengikut dari berbagai platform dan lebih besar dari jumlah fanbase Formula One (F1). Dukungan atas penyelenggaraan Moto GP di Indonesia ini juga salah satu bentuk aspirasi Pertamina menjadi BUMN Go Global dengan nilai pasar 100 juta dollar AS di tahun 2024, dan partisipasi Pertamina dalam mendukung pemerintah guna meningkatkan potensi pariwisata di Indonesia.

"Selain meningkatkan potensi pariwisata, secara business to business akan muncul berbagai potensi pengembangan bisnis yang dapat direncanakan dan dikelola oleh Pertamina melalui subholding commercial dan trading," ujarnya.

Baca juga: Jalan Bypass BIL-Mandalika Ditargetkan Rampung pada September 2021

Kerja sama ini juga menjadi peluang dalam amplikasi brand image terkait dengan penggunaan energi baru terbarukan dengan mengoptimalkan peran subholding Power & NRE sebagai pemasok energi bersih dan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Sebagai lokomotif perekonomian Indonesia, Pertamina juga mendukung penuh untuk usaha mikro kecil (UMK) melalui Program Pemberdayaan UMK di sekitar 5 destinasi pariwisata super prioritas.

"Besar harapan kita semua semoga kehadiran Mandalika Street Circuit dan MotoGP diharapkan dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian Indonesia sebagai bagian dari pemulihan ekonomi nasional, sekaligus menjadi peluang penetrasi pasar global yang luas bagi perusahaan, produk-produk BUMN maupun UMKM di daerah," ucapnya.

Sementara itu  Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, pihaknya masih menantikan jadwal pasti pelaksanaan Moto GP di Mandalika.

"Insya Allah hari ini, jam 12 waktu Eropa akan diumumkan oleh Dorna, tanggal definitif dari Moto GP di Mandalika. Nanti sore kita tunggu pengumuman itu," ucapnya.

"Yang sudah pasti, kita menjadi lokasi tes pra musim yang biasanya di Sepang. Tahun ini, Indonesia masuk sebagai ajang uji coba sebelum Moto GP dimulai," tambah dia.

Baca juga: World Superbike di Mandalika Diharapkan Bisa Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Melemahnya Rupiah Bisa Bikin Harga Bawang Putih dan Kedelai Naik

Whats New
Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Mampukah IHSG Bangkit? Simak Analisis dan Rekomendasi Saham Hari Ini

Whats New
Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Sektor Teknologi Bangkit, Saham-saham di Wall Street Menghijau

Whats New
Naik 35 Persen, Tol Trans Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Selama Libur Lebaran

Naik 35 Persen, Tol Trans Sumatera Dilintasi 2,1 Juta Kendaraan Selama Libur Lebaran

Whats New
KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

KAI Layani 4,39 Juta Penumpang Selama Lebaran 2024, Lebih Sedikit dari Perkiraan Kemenhub?

Whats New
[POPULER MONEY] Harga Bitcoin Pasca Halving | Lowongan Kerja untuk Lansia

[POPULER MONEY] Harga Bitcoin Pasca Halving | Lowongan Kerja untuk Lansia

Whats New
BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

BLT Rp 600.000 Tak Kunjung Cair, Menko Airlangga: Tidak Ada Kendala, Tunggu Saja...

Whats New
AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

AHY Bakal Tertibkan Bangunan Liar di Puncak Bogor

Whats New
Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Rupiah Anjlok, Airlangga Sebut Masih Lebih Baik Dibanding Negara Lain

Whats New
Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Ruang Turun, Bandara Sam Ratulangi Kembali Beroperasi Normal

Whats New
Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Survei BI: Kegiatan Usaha di Kuartal I-2024 Menguat, Didorong Pemilu dan Ramadhan

Whats New
Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Strategi BCA Hadapi Tren Suku Bunga Tinggi yang Masih Berlangung

Whats New
Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Bandara Panua Pohuwato Diresmikan Jokowi, Menhub: Dorong Ekonomi Daerah

Whats New
Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Tren Pelemahan Rupiah, Bos BCA Sebut Tak Ada Aksi Jual Beli Dollar AS yang Mencolok

Whats New
Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Panen Jagung di Gorontalo Meningkat, Jokowi Minta Bulog Lakukan Penyerapan

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com