Kompas.com - 28/10/2021, 17:31 WIB
Singapura menempati urutan ketiga kota paling aman di dunia dalam Safe City Index yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU). UNSPLASH/SWAPNIL BAPATSingapura menempati urutan ketiga kota paling aman di dunia dalam Safe City Index yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU).
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bright PLN Batam bakal mengeskpor listrik tenaga surya dari Indonesia ke Singapura. Hal itu menyusul adanya izin prinsip dari Energy Market Authority (EMA) Singapura.

Bright PLN Batam bersama PT Trisurya Mitra Bersama (Suryagen) dan perusahaan pengembang energi baru terbarukan Singapura, Sembcorp Industries (Sembcorp) telah meneken perjanjian pengembangan proyek penyimpanan energi dan tenaga surya terintegrasi skala besar di wilayah Batam, Bintan dan Karimun (BBK), Kepulauan Riau, Indonesia.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (28/10/2021), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan daya sekitar 1GWp akan segera dibangun.

Baca juga: Kemenko Perekonomian: Mau Jadi Produsen Global, Produk Halal Indonesia Harus Unik

Selain itu PLTS tersebut juga didukung sistem penyimpanan energi baru terbarukan dalam skala besar yang akan di ekspor melalui kabel bawah laut ke Singapura.

“Hari ini, kami bright PLN Batam membuktikan keseriusan dalam mendorong transformasi EBT," kata Direktur Utama Bright PLN Batam Nyoman S. Astawa, Rabu (27/10/2021).

Selain itu, Nyoman juga mengatakan bahwa proyek ini akan membawa banyak manfaat yaitu meningkatkan investasi di bidang EBT serta kesempatan peningkatan lapangan kerja dan industri terkait.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Group President & CEO Sembcorp Industries Wong Kim Yin mengatakan proyek ini merupakan contoh kuat dari kolaborasi regional yang diperlukan untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan energi.

Baca juga: Harga Properti Diprediksi Masih Stabil hingga 2 Tahun ke Depan

“Bersama dengan mitra kami di Indonesia, bright PLN Batam dan Suryagen, kami membuat terobosan baru dengan berbersama-sama mengembangkan proyek energi baru terbarukan dalam skala besar untuk memajukan tujuan energi bersih,” ucap Wong Kim Yin.

Proyek tersebut diharapkan dapat menambah sekitar 1.000 lapangan perkerjaan di Indonesia dan Singapura selama tahap konstruksi. Selain itu, proyek tersebut juga diyakini dapat meningkatkan keterampilan para insinyur Indonesia untuk mengoperasikan proyek infrastruktur energi terbarukan skala besar.

Adapun penandatangan perjanjian pengembangan bersama dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia Arifin Tasrif, Menteri Tenaga Kerja atau Menteri Kedua Perdagangan dan Perindustrian Singapura, Duta Besar Indonesia untuk Singapura, dan Chief Executive EMA.

Baca juga: Lewat Platform Ini Produk Lokal Bisa Mendunia

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.