[POPULER MONEY] Daftar 8 Negara yang Dilarang Masuk Indonesia | Varian Baru Covid-19 Bikin Bursa Rontok

Kompas.com - 29/11/2021, 05:40 WIB

1. Aturan Baru, WNA yang Singgah di 8 Negara Ini Dilarang Masuk Indonesia

Pemerintah menerbitkan aturan baru terkait perjalanan internasional bagi warga negara asing (WNA) yang hendak masuk ke Indonesia.

Aturan baru perjalanan internasional ini diterbitkan dakam rangka menyikapi dinamika munculnya varian baru Covid-19 B.1.1.529 dari luar Wilayah Indonesia.

Aturan pembatasan pelaku perjalanan internasional yang akan masuk wilayah Indonesia diterbitkan Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham Arya Pradhana Anggakara menyampaikan penjelasan terkait hal ini.

Negara mana saja yang dilarang masuk Indonesia? Baca di sini

2. 7 Cara Mengumpulkan Modal Usaha

Dalam dunia bisnis, dikenal macam-macam modal usaha. Ada capex (capital expenditure) alias belanja modal dan opex (operational expenditure) alias belanja operasional.

Modal usaha harus kamu persiapkan jika ingin menjalankan sebuah bisnis. Belanja modal biasanya dana yang digelontorkan untuk mulai membuka usaha.

Sementara belanja operasional adalah modal usaha rutin yang harus dikeluarkan setiap bulan atau tahun, seperti gaji karyawan, biaya listrik dan air, sewa tempat, dan kegiatan operasional perusahaan lainnya.

Bagaimana cara mengumpulkan modal usaha ini? Simak di sini

3. Cara Melaporkan Gangguan Listrik lewat PLN Mobile

Gangguan kelistrikan masih ditemui di lingkup perumahan masyarakat. Untuk merespons hal ini, PT PLN (Persero) menghadirkan layanan pengaduan melalui PLN Mobile.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi menjelaskan, fitur pengaduan gangguan pada Aplikasi PLN Mobile versi terbaru telah dirancang secara terintegrasi dengan baik ke aplikasi pendukung di outage management, yang terdiri dari Pelayanan Teknik (Yantek) Mobile, Aplikasi Pengaduan dan Keluhan Terpadu (APKT) dan Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T).

Integrasi pada aplikasi ini membuat laporan gangguan dari masyarakat langsung sampai kepada petugas Yantek dan pelanggan dapat memantau progres pengaduan.

"Jadi, pelanggan dapat membuat laporan langsung mengenai pemadaman listrik di rumahnya maupun gangguan listrik di sekitarnya hanya dengan klik dan ketik di PLN Mobile," ujar dia, dalam keterangan tertulis, Minggu (28/11/2021).

Selengkapnya simak di sini

4. Ini Penyebab Status Kepesertaan 86.878 Penerima Kartu Prakerja Dicabut

Ternyata banyak penerima Kartu Prakerja yang dicabut status kepesertaannya. Manajemen Pelaksana (PMO) Program Kartu Prakerja mencatat, hingga akhir November 2021, jumlah penerima Kartu Prakerja yang dicabut pada 11 gelombang pada tahun ini sebanyak 86.878 orang.

Jumlah tersebut jauh menurun jika dibandingkan dengan catatan pencabutan peserta pada 11 gelombang pertama Kartu Prakerja pada 2020 yang mencapai 478.619 orang.

Sebagai informasi, Pasal 20 ayat 2 dan 3 pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian No 11/2020 menyebut bahwa penerima Kartu Prakerja wajib memilih pelatihan pertama tidak lebih dari 30 hari sejak mendapatkan pemberitahuan penetapan sebagai penerima Kartu Prakerja dari Manajemen Pelaksana.

Dalam hal penerima Kartu Prakerja tidak melakukan pemilihan pelatihan dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), penerima Kartu Prakerja dicabut kepesertaannya.

Baca selengkapnya di sini

5. Terimbas Isu Varian Baru Covid-19, Bursa Global Rontok

Bursa saham di berbagai negara kompak melemah pada penutupan perdagangan akhir pekan ini. Hal itu seiring dengan kekhawatiran terhadap varian baru virus Covid-19 di Afrika.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga 2,06 persen ke level 6.561,55 pada Jumat (26/11/2021). Pelemahan pada akhir pekan ini juga terjadi pada pasar saham Asia lainnya.

Tercatat bursa saham regional Asia, seperti indeks Nikkei terpantau terkoreksi 2,53 persen ke 28.751,62, indeks Hang Seng turun 2,67 persen ke 24.080,52, dan indeks Straits Times melemah 1,72 persen ke 3.166,27.

Bukan hanya bursa Asia, bursa Amerika Serikat juga terpantau merosot pada sesi perdagangan akhir pekan ini.

Selengkapnya baca di sini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.