Soal Vaksin Booster, Pemerintah Masih Tunggu Rekomendasi ITAGI

Kompas.com - 27/12/2021, 16:44 WIB
Penulis Yoga Sukmana
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah masih menunggu rekomendasi Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) terkait vaksin Covid-19 booster.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Perekonomian, sekaligus Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto.

“Program vaksin dosis lanjutan (booster), juga masih menunggu laporan dan rekomendasi ITAGI pada 10 Januari 2022,” ujar Menko Airlangga dalam siaran pers, Jakarta, Senin (27/12/2021).

Pemerintah menyampaikan bahwa yang menjadi sasaran utama pelaksanaan program vaksinasi dosis lanjutan yaitu tenaga kesehatan (nakes), tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), lansia, dan masyarakat penerima bantuan iuran (PBI).

Baca juga: DPR Minta Industri Mamin Perkuat Nilai Tambah Petani hingga UMKM

Menurut Airlangga, vaksin booster tersebut akan didistribusikan oleh Biofarma, dan dapat dilakukan secara homolog atau heterolog.

Sementara itu, program vaksinasi booster mandiri menargetkan kelompok masyarakat di luar kelompok sasaran program vaksinasi dosis lanjutan. Distribusi vaksin booster ini dijalankan oleh Biofarma atau perusahaan farmasi yang memenuhi standar dalam pengiriman vaksin dan pelaksanaan vaksinasi, serta dapat dilakukan secara homolog maupun heterolog.

Adapun laju rata-rata vaksinasi dalam seminggu terakhir meningkat sejak vaksinasi snak dimulai, dengan rata-rata 1.219.453 dosis per hari. Vaksinasi anak tersebut menambah laju vaksinasi harian lebih dari 300.000 dosis dalam 4 hari terakhir.

“Total sebanyak 2.324.644 dosis telah disuntikan untuk anak usia 6-11 tahun. Sedangkan, laju vaksinasi di wilayah Luar Jawa Bali meningkat dan menyumbang 55,6 persen dari laju rata-rata harian nasional,” kata Airlangga.

Baca juga: PIS Siapkan 258 Kapal Tanker untuk Distribusi BBM dan Elpiji

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.