IHSG Ditutup Naik, Saham Big Caps Laris Diborong Asing

Kompas.com - 21/01/2022, 15:42 WIB


JAKARTA, KOMPAS.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (21/1/2022). Sempat menyentuh zona merah pada awal perdagangan, IHSG langsung berbalik ke zona hijau.

IHSG ditutup naik 99,5 poin (1,5 persen) pada 6.726,37. Asing tercatat melakukan aksi beli bersih (net buy) sebesar Rp 969,9 miliar pada perdagangan hari ini.

Melansir RTI, terdapat 257 saham yang hijau, 253 saham merah, dan 167 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp 11,5 triliun dengan volume 18,5 miliar saham.

Baca juga: IHSG Menguat di Sesi I, Rupiah Melemah

Net buy asing tertinggi dicatatkan oleh Bank Central Asia (BBCA) sebesar Rp 275,2 miliar. BBCA selama sesi II perdagangan naik 2,25 persen di level Rp 7.950 per saham. BBCA mecatatkan total transaksi Rp 496,6 miliar dengan volume 63,4 juta saham.

Kemudian, Bank Mandiri (BMRI) juga mencatatkan aksi beli bersih asing tertinggi sebesar Rp 147,4 miliar. Saham BMRI menguat 1,7 persen di level Rp 7.300 per saham. Adapun volume perdagangan BMRI mencapai 38,4 juta saham dengan total transaksi Rp 278,1 miliar.

Telkom Indonesia (TLKM) juga mencatatkan net buy asing tertinggi setelah BBCA dan BMRI, senilai Rp 144,4 miliar. TLKM menguat di level Rp 4.330 per saham. Adapun volume perdagangan TLKM sebesar 75,5 juta saham dengan total transaksi Rp 323,1 miliar.

Baca juga: Saham Sektor Kesehatan Dinilai Lebih Resilience Saat Pandemi

Saham yang menopang indeks antara lain, Allo Bank (BBHI) yang meroket 10,4 persen di level Rp 6.100 per saham. Kemudian, Elang Mahkota Teknologi (EMTK) melesat 6,17 persen di level Rp 1.980 per saham. Selanjutanya Berkah Beton Sadaya (BEBS) juga menanjak 4,5 persen di level Rp 4.600 per saham.

Saham yang menahan indeks hari ini dipimpin oleh Bank Amar Indonesia (AMAR) yang anjlok 6,9 persen di level Rp 665 per saham. Kemudian, saham Matahari Putra Prima (MPPA) juga terperosok 6,4 persen di level Rp 262 per saham. Multipolar (MLPL) juga terjun 5,2 persen di level Rp 218 per saham.

Bursa Asia mayoritas merah dengan penurunan Nikkei 0,9 persen, Strait Times 0,07 persen, dan Shanghai Komposit 0,9 persen. Sementara itu, Hang Seng Hong Kong menguat 0,05 persen.

Rupiah

Adapun nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot sore ini juga menguat.

Berdasarkan Bloomberg, mata uang garuda berada di level Rp 14.336 per dollar AS atau naik tipis 5 poin (0,03 persen).

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), rupiah berada pada level Rp 14.347 per dollar AS pada Jumat (21/1/2022), atau menguat dibandingkan sebelumnya Rp 14.354 per dollar AS.

Baca juga: BEI: Perpanjangan Kebijakan Diskon Biaya Pencatatan Saham Masih Dikaji

Disclaimer: Artikel ini bukan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala rekomendasi dan analisa saham berasal dari analis dari sekuritas yang bersangkutan, dan Kompas.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi ada di tangan Investor. Pelajari dengan teliti sebelum membeli/menjual saham.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.