Menko Airlangga: RI Harus Tingkatkan Pasar Keuangan 3 Kali Lipat agar Jadi Negara Maju

Kompas.com - 30/05/2022, 13:33 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia harus meningkatkan penetrasi sektor keuangan 3 kali lipat dari porsi yang ada saat ini untuk menjadi negara maju di tahun 2045.

Adapun untuk menjadi negara maju, Indonesia memiliki target besaran PDB per kapita sebesar 20.000 dollar AS pada tahun 2045. Artinya, porsi pasar finansial yang dibutuhkan tidak jauh dari kisaran 400-450 persen dari PDB.

Sementara saat ini, total aset pasar finansial masih kurang dari 120 persen dari PDB. Oleh karena itu, dibutuhkan pertumbuhan pasar finansial sebanyak 3 kali lipat.

"Dengan tolok ukur negara-negara berkembang yang memiliki PDB nominal per kapita lebih dari 20.000, Indonesia membutuhkan setidaknya 3 kali lipat ukuran sektor keuangan domestik dalam 2-3 dekade mendatang untuk mendorong pertumbuhan yang diperlukan," kata Airlangga dalam IFG International Conference di Jakarta, Senin (30/5/202).

Baca juga: Kemenaker ke Startup: Jangan Hanya Andalkan Investor untuk Survive

Airlangga menuturkan, meningkatkan ukuran pasar finansial hingga tahun 2045 juga harus sejalan dengan misi Indonesia menerapkan ekosistem lingkungan rendah emisi karbon.

Dalam Perjanjian Paris (Paris Agreement), Indonesia berkomitmen menurunkan emisi sampai 29 persen dengan upaya sendiri, atau 41 persen dengan dukungan internasional. Kemudian menjadi emisi 0 karbon pada tahun 2060.

Saat ini, Indonesia termasuk dalam 10 besar negara dengan emisi karbon terbesar di dunia. Indonesia menyumbang sekitar 2 persen dari total emisi global pada tahun 2020.

Selain itu, sekitar 60 persen industri energi masih berbasis pada energi tidak terbarukan, seperti batu bara untuk pembangkit listrik tenaga batu bara.

"Ekosistem lingkungan rendah emisi karbon dan digitalisasi ekonomi adalah fondasi bagi aspirasi negara untuk bergabung dalam status ekonomi industri (negara maju) pada tahun 2045," ucap Airlangga.

Beruntung kata Airlangga, Indonesia punya potensi yang besar untuk menjadi negara maju. Di bidang teknologi dan digital, misalnya, Indonesia mengalami peningkatan penetrasi internet selama pandemi Covid-19, termasuk dalam lanskap belanja online.

Baca juga: Harga Cabai Naik, Rawit Merah Capai Rp 83.333 Per Kg

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Subsidi Energi 2023 Turun Signifikan, Harga Pertalite Akan Naik?

Whats New
Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Angka Inflasinya Sudah Tinggi, Jokowi Minta 5 Provinsi Ini Hati-hati

Whats New
7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

7 Uang Rupiah Baru Diluncurkan, Sri Mulyani: Di Setiap Lembarnya Terdapat Cerita dan Narasi Kebangsaan

Whats New
Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Rupiah Masih Tertekan, Dollar AS Kembali Tembus Rp 14.800

Whats New
Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Simak Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Tanpa ke Kantor BPN

Whats New
APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

APJII Dorong Program Pemerataan Layanan Telekomunikasi Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia

Whats New
Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Inflasi Masih 4,94 Persen, Jokowi: Didukung oleh Tidak Naiknya Harga BBM, Elpiji, dan Listrik

Whats New
Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Ekonomi Global Melambat, Analis: Indonesia Minim Risiko Resesi

Whats New
Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Laba PLN Melonjak Jadi Rp 17,4 Triliun, Stafsus Erick Thohir: BUMN Berada di Jalur yang Benar

Whats New
Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Penurunan Anggaran Subsidi Energi Jadi Rp 336,7 Triliun Dinilai Tidak Rugikan Pertamina

Whats New
IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

IHSG Dibuka Menguat Hari Ini, Kembali Dekati 7.200

Whats New
BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

BI Luncurkan 7 Pecahan Uang Rupiah Baru Hari Ini, Apa Saja?

Whats New
Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Rincian Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, dari 0,5 Gram hingga 1 Kg

Spend Smart
Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Turun Rp 5.000 Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Ukuran 0,5 hingga 1.000 Gram

Whats New
Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Permudah Seleksi CV, Bangun Job Portal Sendiri Bersama Jobseeker Company

Work Smart
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.