Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenperin Nilai Bulog Punya Potensi Salurkan Minyak Goreng Curah

Kompas.com - 02/06/2022, 12:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai Perum Bulog memiliki potensi untuk menyebarkan minyak goreng curah di Indonesia.

Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Kemenperin Putu Juli Ardika mengatakan, Bulog punya kapabilitas untuk menyalurkan minyak goreng curah ke daerah-daerah yang sulit diakses.

"Ini Bulog ini kan sangat potensi untuk bisa menyebarkan minyak goreng curah lebih luas lagi ke pelosok-pelosok, ke daerah-daerah terpencil," kata Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika saat ditemui Kompas.com di Jakarta belum lama ini.

Baca juga: Subsidi Dicabut, Harga Minyak Goreng Curah Mulai Turun?

Putu mengaku, memang ada beberapa daerah yang sulit mendapatkan jalur untuk mendistribusikan minyak goreng curah.

Sementara Bulog, menurut dia, memiliki akses tersebut, yang tidak dimiliki oleh distributor konvensional.

Putu juga mendorong Bulog agar menggunakan kantor cabang dan toko-toko mereka untuk menjaga kestabilan dan ketersediaan minyak goreng curah di Indonesia.

Baca juga: Subsidi Dicabut, Kemenperin Pastikan Harga Minyak Goreng Curah Masih Rp 14.000 Per Liter

Di kesempatan yang sama Putu juga membeberkan realisasi penyaluran minyak goreng curah bersubsidi.

Dia menyebutkan realisasi penyaluran minyak goreng curah bersubsidi, tercatat mencapai 64.586,26 ton atau 33,18 persen dari kebutuhan pada Maret 2022.

Sedangkan pada April 2022 penyaluran minyak goreng curah bersubsidi menjadi 210.835,14 ton atau 108,32 persen dari total kebutuhan yang sebesar 194.634.00 ton.

"Total sampai saat ini realisasi penyaluran sudah 442.672,27 ton atau 75,81 persen. Ini angka total kumulatif ya. Ada 75 industri yang terlibat, 299 distributor 1, distributor 2 ada 1.370, dan pengecer sudah mencapai 28.060. Angka ini terus bergerak ya," kata Putu.

Baca juga: Pemerintah Cabut Subsidi Minyak Goreng untuk Pengusaha, Ini Gantinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disentil Jokowi Soal NIM Perbankan Tinggi, OJK: Pak Presiden Khawatir Suku Bunga yang Dipatok Terlalu Tinggi

Disentil Jokowi Soal NIM Perbankan Tinggi, OJK: Pak Presiden Khawatir Suku Bunga yang Dipatok Terlalu Tinggi

Whats New
Waspada, Ini Daftar 50 Pinjol Ilegal yang Dirilis SWI

Waspada, Ini Daftar 50 Pinjol Ilegal yang Dirilis SWI

Whats New
Apple Masih Bertahan dI Tengah Badai PHK Big Tech, Apa Rahasianya?

Apple Masih Bertahan dI Tengah Badai PHK Big Tech, Apa Rahasianya?

Whats New
Daftar 12 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Massal Karyawannya pada 2023

Daftar 12 Perusahaan Teknologi Dunia yang PHK Massal Karyawannya pada 2023

Whats New
Gua Digital Resmi Bergabung dengan Group Capella Digicrats

Gua Digital Resmi Bergabung dengan Group Capella Digicrats

Rilis
Cara Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api 10 Persen untuk Dosen, Tenaga Pendidik, dan Alumni ITS

Cara Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api 10 Persen untuk Dosen, Tenaga Pendidik, dan Alumni ITS

Spend Smart
Pesawat Susi Air Diduga Dibakar, Kemenhub Koordinasi dengan TNI AU

Pesawat Susi Air Diduga Dibakar, Kemenhub Koordinasi dengan TNI AU

Whats New
Mengenal Low Tuck Kwong, Pengusaha Batu Bara dengan Nilai Kekayaan Rp 401 Triliun

Mengenal Low Tuck Kwong, Pengusaha Batu Bara dengan Nilai Kekayaan Rp 401 Triliun

Whats New
BUMN PT KIW Buka 7 Lowongan Kerja, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

BUMN PT KIW Buka 7 Lowongan Kerja, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Work Smart
Lowongan Kerja BUMN Virama Karya, Ini Persyaratan dan Posisinya

Lowongan Kerja BUMN Virama Karya, Ini Persyaratan dan Posisinya

Work Smart
Hasil Penjualan Aset Jiwasraya Senilai Rp 3,1 Triliun Masuk ke Kas Negara

Hasil Penjualan Aset Jiwasraya Senilai Rp 3,1 Triliun Masuk ke Kas Negara

Whats New
Emas Jadi Instrumen Investasi Paling Aman, Apa Benar?

Emas Jadi Instrumen Investasi Paling Aman, Apa Benar?

Earn Smart
Pendekatan Ekonomi Sirkular pada Minyak Pelumas Bekas

Pendekatan Ekonomi Sirkular pada Minyak Pelumas Bekas

Whats New
11 Lelang Rumah Murah di Bekasi, Nilai Limit Rp 200 Jutaan

11 Lelang Rumah Murah di Bekasi, Nilai Limit Rp 200 Jutaan

Spend Smart
IHSG Parkir di Zona Hijau, Saham Batu Bara Melesat

IHSG Parkir di Zona Hijau, Saham Batu Bara Melesat

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+