Bank Mandiri Tunggu Aturan dari Regulator untuk Program Kekayaan Intelektual Bisa Jadi Jaminan Utang

Kompas.com - 20/07/2022, 16:30 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendukung kebijakan pemerintah terkait kekayaan intelektual bisa jadi jaminan utang dalam rangka membantu para pelaku usaha ekonomi kreatif

VP Corporate Communication Bank Mandiri Ricky Andriano mengatakan, saat ini Bank Mandiri masih akan mengkaji Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Ekonomi Kreatif sebelum menerapkan kebijakan kekayaan intelektual bisa jadi agunan bank.

Sembari mengkaji lebih dalam, Bank Mandiri juga menunggu ketentuan lengkap dari regulator melalui kebijakan turunan terkait kekayaan intelektual bisa jadi jaminan utang.

Baca juga: BRI Dukung Program Agunan dengan Kekayaan Intelektual, Tapi...

"Untuk itu, saat ini kami mengkaji lebih dalam aturan tersebut serta menunggu ketentuan dari regulator yang akan menjadi turunan pelaksanaan kebijakan tersebut," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/7/2022).

Menurutnya, kebijakan kekayaan intelektual bisa jadi agunan bank ini dapat meningkatkan akses masyarakat, dalam hal ini pelaku ekonomi kreatif untuk mendapatkan akses pembiayaan dari bank maupun non-bank.

"Sesuai dengan aspirasi pemerintah, kebijakan ini diharapkan dapat mendorong perkembangan industri kreatif serta perekonomian nasional di masa mendatang.

Seperti diketahui, selama ini pelaku ekonomi kreatif sulit untuk mendapatkan pembiayaan karean tidak dapat memenuhi beberapa persyaratan seperti jaminan.

Baca juga: Kekayaan Intelektual Bisa Dijadikan Jaminan Utang, Ini Aturannya

Dengan, kebijakan ini maka pelaku ekonomi kreatif dapat menjadikan buah karyanya sebagai jaminan untuk mengajukan pembiayaan ke bank atau non-bank.

Adapun Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2019 tentang Ekonomi Kreatif atau PP Ekonomi Kreatif baru diteken Presiden Joko Widodo pada 12 Juli 2022.

Regulasi tersebut mengatur tentang Skema Pembiayaan Berbasis Kekayaan Intelektual yang membuka kesempatan bagi pelaku ekonomi kreatif menjadikan kekayaan intelektual bisa jadi jaminan utang.

Baca juga: Kekayaan Intelektual, Sumber Emas Baru Abad 21

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Salin Swara Kota Bontang, Ajak Warga Kelola Sampah Sembari Belajar Investasi

Program Salin Swara Kota Bontang, Ajak Warga Kelola Sampah Sembari Belajar Investasi

Whats New
'Bitcoin Halving Day' Diproyeksi Bakal Pengaruhi Pasar Kripto ke Depan, Apa Itu?

"Bitcoin Halving Day" Diproyeksi Bakal Pengaruhi Pasar Kripto ke Depan, Apa Itu?

Whats New
Cara Mendaftar dan Aktivasi Internet Banking Bank Jateng

Cara Mendaftar dan Aktivasi Internet Banking Bank Jateng

Spend Smart
Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan Lokal yang Produksi Barang Operasi Migas Substitusi Impor

Kementerian ESDM Apresiasi Perusahaan Lokal yang Produksi Barang Operasi Migas Substitusi Impor

Whats New
Saham AMAR Diborong Tolaram dan Direksi Amar Bank

Saham AMAR Diborong Tolaram dan Direksi Amar Bank

Whats New
GOTO Pimpin Daftar Saham 'Top Losers' Pekan Ini

GOTO Pimpin Daftar Saham "Top Losers" Pekan Ini

Whats New
Profil Meikarta Grup Lippo, Awalnya Gencar Iklan, Kini Diamuk Pembeli

Profil Meikarta Grup Lippo, Awalnya Gencar Iklan, Kini Diamuk Pembeli

Whats New
Pembangunan Rumah Dinas Dimulai, 36 Menteri Segera Pindah ke IKN Nusantara

Pembangunan Rumah Dinas Dimulai, 36 Menteri Segera Pindah ke IKN Nusantara

Whats New
Apa Beda Rupiah Digital dengan Uang Tunai dan Uang Kripto?

Apa Beda Rupiah Digital dengan Uang Tunai dan Uang Kripto?

Whats New
Sebut Orang Indonesia Hobi Kuliner dan Jalan-jalan, Luhut Dorong Pendapatan Wisata Rp 3,2 Triliun

Sebut Orang Indonesia Hobi Kuliner dan Jalan-jalan, Luhut Dorong Pendapatan Wisata Rp 3,2 Triliun

Whats New
IHSG Sepekan Anjlok 4,34 Persen

IHSG Sepekan Anjlok 4,34 Persen

Whats New
Kunjungi Geo Dipa, EBTKE Ajak Perusahaan Pengembang Panas Bumi Bersinergi

Kunjungi Geo Dipa, EBTKE Ajak Perusahaan Pengembang Panas Bumi Bersinergi

Whats New
Nasib Pembeli Meikarta, Lunas Dibayar, Apartemen Tak Kunjung Jadi

Nasib Pembeli Meikarta, Lunas Dibayar, Apartemen Tak Kunjung Jadi

Whats New
Watsons Beri Promo Diskon hingga 70 Persen lewat 'Watsons 12.12 Year End Salebration'

Watsons Beri Promo Diskon hingga 70 Persen lewat "Watsons 12.12 Year End Salebration"

Whats New
Emas Antam Kembali Naik, Betah di Harga Rp 1 Juta Per Gram, Simak Rinciannya

Emas Antam Kembali Naik, Betah di Harga Rp 1 Juta Per Gram, Simak Rinciannya

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.