Muhammad Nur
PNS Kementerian Keuangan

PNS Kementerian Keuangan

Menyikapi Wacana PNS Diganti Robot

Kompas.com - 26/09/2022, 15:52 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

WACANA penggantian PNS dengan robot sudah sering kita dengar atau baca di media beberapa waktu belakangan ini. Mungkin bukan secara literal seorang PNS akan digantikan oleh robot seperti yang ada dalam film-film.

Robot dalam wacana ini mungkin lebih kepada model pelayanan publik berbasis teknologi informasi, utamanya artificial intelligence (AI).

Salah satu yang menjadi alasan dari perubahan model pelayanan publik tersebut adalah adanya tuntutan dan ekspektasi pelayanan publik yang cepat dan profesional.

Untuk mendukung hal itu, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan seperti penyederhanaan birokrasi dan sistem kerja ASN, perubahan jabatan administratif menjadi fungsional, serta pembangunan SDM dan infrastruktur, simplifikasi regulasi, serta transformasi ekonomi (cnbcindonesia.com, 22 Juli 2022).

Secara sekilas mungkin kita akan mengira bahwa dengan menggantikan PNS dengan “robot” maka negara dapat menghemat anggaran untuk membayar gaji PNS yang jumlahnya sudah mencapai 3,9 juta orang menurut data BKN pada tahun 2022 (Buku Statistik ASN Juni 2022, diakses dari www.bkn.go.id).

Lalu seiring dengan semakin berkurangnya atau menyusutnya jumlah PNS, muncul wacana mengenai “kiamat PNS” (cnbcindonesia.com, 26 November 2021).

Dalam menanggapi wacana tersebut, setidaknya kita dapat melihat dari beberapa perspektif seperti kesiapan SDM, isu keamanan data dan kesiapan infrastruktur digital, dan yang juga tidak kalah penting adalah perspektif regulasi dan perubahan mindset.

Kesiapan SDM

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan faktor kunci dari keberhasilan sebuah organisasi. Secanggih apapun mesin atau teknologi dirancang, sejatinya SDM-lah yang memegang peranan penting di dalamnya, mulai dari desain rancang bangun hingga bahasa pemrogramannya.

Dengan adanya pergeseran pola kerja, simplifikasi proses bisnis atau produksi, serta kemajuan teknologi informasi, toh nyatanya tidak mengurangi secara keseluruhan peran dari manusia dalam setiap proses tersebut.

Demikian halnya yang terjadi dalam sektor pemerintahan. Pelayanan publik saat ini masih didominasi oleh SDM.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.