Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Hadiri Forum Kemitraan Investasi, IWIP Teken Kerja Sama dengan Pelaku UMKM

Kompas.com - 29/12/2022, 14:06 WIB
Dwi NH,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) sebagai pengelola kawasan industri terpadu di Kabupaten Halmahera Tengah menghadiri kegiatan Forum Kemitraan Investasi di Hotel Four Seasons Jakarta, Rabu (7/12/2022).

Untuk diketahui, Forum Kemitraan Investasi diselenggarakan oleh Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (Kementerian Investasi/BKPM).

Dalam agenda forum tersebut, IWIP sebagai salah satu dari delapan usaha besar turut serta menandatangani kontrak kerja sama dengan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di daerah. Utamanya, UMKM yang difasilitasi oleh Kementerian Investasi/BKPM.

Baca juga: Tarik Investor Tanam Modal di IKN, Kementerian Investasi/BKPM Paparkan Sejumlah Upaya Nyata

Kerja sama itu dilakukan sehubungan dengan implementasi Peraturan Menteri (Permen) Investasi/Kepala BKPM Nomor 1 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kemitraan di Bidang Penanaman Modal antara Usaha Besar dengan UMKM.

IWIP teken kerja sama dengan pelaku UMKM dalam kegiatan Forum Kemitraan Investasi di Hotel Four Seasons Jakarta, Rabu (7/12/2022)DOK. Humas IWIP IWIP teken kerja sama dengan pelaku UMKM dalam kegiatan Forum Kemitraan Investasi di Hotel Four Seasons Jakarta, Rabu (7/12/2022)

Peraturan itu dibuat agar UMKM daerah mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan usaha besar, baik dalam urusan penanaman modal asing (PSA) hingga penanaman modal dalam negeri (PDMN).

Selama dua tahun terakhir, IWIP sendiri telah berkolaborasi dengan 45 pelaku UMKM dari berbagai bidang di Maluku Utara. Total realisasi bantuan mencapai lebih dari Rp 700 miliar.

Bantuan yang diberikan IWIP meliputi pengadaan bahan makanan, bahan bakar minyak (BBM), gas industri, maintenance atau perbaikan, hingga suplai kayu dan obat-obatan.

Baca juga: 6 Bahan Makanan yang Dapat Disimpan di Freezer

Peserta kegiatan Forum Kemitraan Investasi di Hotel Four Seasons Jakarta, Rabu (7/12/2022)DOK. Humas IWIP Peserta kegiatan Forum Kemitraan Investasi di Hotel Four Seasons Jakarta, Rabu (7/12/2022)

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Investasi/BKPM pun memberikan piagam penghargaan kepada IWIP. Korporasi dinilai telah berpartisipasi dalam penandatanganan kontrak kerja kemitraan dengan UMKM di daerah.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM Yuliot berharap, penyelenggaraan kegiatan forum kemitraan investasi dapat mewujudkan pemerataan serta mendorong kesempatan pertumbuhan UMKM di daerah.

Kontribusi UMKM terhadap negara

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyampaikan, sejak 1998, UMKM telah memberikan kontribusi besar bagi perekonomian negara.

Saat krisis ekonomi pada 1998, sebut Bahlil, ekonomi mengalami defisit hingga 13 persen dan inflasi 88 persen. Sementara cadangan devisa negara hanya 17 miliar dollar Amerika Serikat (AS).

Baca juga: IKN Diharap Akan Jadi Simbol Transformasi Ekonomi Indonesia

“Tak hanya para pengusaha besar, UMKM juga berperan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional saat itu,” ujar Bahlil dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (28/12/2022).

Untuk itu, lanjut dia, Kementerian Investasi/BKPM berkomitmen membantu para pengusaha, termasuk pelaku UMKM di daerah.

Sebagai informasi, seusai memberikan sambutan pada Forum Kemitraan Investasi, Bahlil secara resmi meluncurkan sistem online single submission (OSS) berbasis risiko sesuai arahan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi).

Dukung program Kemenaker

Selain Kementerian Investasi, IWIP sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) berkomitmen untuk mendukung program Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Baca juga: Iuran JHT dalam 2 Akun, Ini Kata Kemenaker dan Asosiasi Buruh

Komitmen tersebut diwujudkan IWIP dengan membuka banyak lapangan pekerjaan di berbagai sektor pendukung Kawasan Industri Weda Bay.

Seperti diketahui, Kemenaker telah memperluas pengembangan kesempatan kerja melalui tenaga kerja mandiri (TKM) untuk mendorong peningkatan penyerapan tenaga kerja berbasis kawasan.

Pada kesempatan berbeda, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah mengatakan, pengembangan kesempatan kerja berbasis kawasan menjadi salah satu upaya pembangunan ketenagakerjaan.

“Selain itu, hal ini juga dapat menciptakan peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di masing-masing kawasan, salah satunya di sekitar Kawasan Industri Weda Bay,” imbuhnya.

 
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Terkini Lainnya

Pemanfaatan Gas Domestik Hanya Naik 10 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Pemanfaatan Gas Domestik Hanya Naik 10 Persen dalam 10 Tahun Terakhir

Whats New
IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Saham PGEO Naik 10 Persen

IHSG Ditutup Menguat di Akhir Pekan, Saham PGEO Naik 10 Persen

Whats New
Catat, Ini Honor Petugas dan Pengawas Pilkada 2024

Catat, Ini Honor Petugas dan Pengawas Pilkada 2024

Whats New
Ada Gangguan Sistem Imigrasi, Angkasa Pura Tambah Petugas Operasional di Bandara

Ada Gangguan Sistem Imigrasi, Angkasa Pura Tambah Petugas Operasional di Bandara

Whats New
Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Kian Tertekan, Rupiah Dekati Rp 16.500 Per Dollar AS

Whats New
Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Hong Kong Jadi Kota Termahal di Asia, Harga Tanah Capai Rp 74 Juta Per Meter Persegi

Whats New
Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Pertamina International Shipping Raup Laba Rp 5,4 triliun Sepanjang 2023, Naik 60,94 Persen

Whats New
Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Cara Beli Tiket Konser Bruno Mars lewat Livin' by Mandiri

Whats New
Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Mendag Zulhas Bakal Perketat Impor Produk Keramik

Whats New
Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Investor Khawatir APBN Prabowo, Menko Airlangga: Jangan Mendiskreditkan, Indonesia dalam Situasi Bagus

Whats New
Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Tahun Ini, Sedekah Kurban BPKH Ambil Tema Berkelanjutan dan Sasar Daerah Terpencil

Whats New
KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

KAI Buka Rekrutmen Pegawai dari Jenjang SMA hingga S1, Ini Formasinya

Whats New
Mendag Lepas Ekspor Produk Baja ke Australia, Kanada, dan Puerto Riko

Mendag Lepas Ekspor Produk Baja ke Australia, Kanada, dan Puerto Riko

Whats New
3 Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir tapi Masih Ingat PIN

3 Cara Mengatasi ATM BRI Terblokir tapi Masih Ingat PIN

Spend Smart
Buka Kantor di Jakarta, Perusahaan Global Vertiv Sasar Pasar Data Center Indonesia

Buka Kantor di Jakarta, Perusahaan Global Vertiv Sasar Pasar Data Center Indonesia

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com