Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mundur Lagi, Uji Coba LRT Jabodebek untuk Umum Jadi Awal Agustus 2023

Kompas.com - 01/08/2023, 08:41 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Erlangga Djumena

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut uji coba operasional terbatas LRT Jabodebek untuk masyarakat umum akan dilanjutkan pada awal Agustus 2023.

Dengan demikian, pelaksanaan uji coba LRT Jabodebek ini mundur dari jadwal yakni 29 Juli 2023 untuk masyarakat umum. Setelah sebelumnya dijadwalkan dilakukan pada 27 Juli 2023.

"Direncanakan di awal Agustus," kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (31/7/2023) malam.

Baca juga: Kenapa Atap Stasiun LRT Jabodebek Ada 4 Warna? Ini Tujuan dan Maknanya

Saat ditanya lebih lanjut mengenai tanggal pasti pelaksanaan uji coba ini, dia menyebut rencananya akan dilaksanakan 5 Agustus mendatang.

Namun dia menekankan, uji coba operasional terbatas dengan penumpang baru akan kembali dilaksanakan setelah uji coba sistem berjalan dengan baik.

Pasalnya seperti diketahui, uji coba dengan penumpang telah dihentikan sementara oleh Kemenhub sejak 17 Juli lalu lantaran perlu dilakukan pembaharuan sistem LRT Jabodebek.

"Rencananya demikian (dilaksanakan 5 Agustus 2023) tapi semua tergantung uji coba internal dalam beberapa hari ini," ucapnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Manager Public Relations Divisi LRT Jabodebek Kuswardojo. Pihaknya hingga saat ini masih belum dapat melaksanakan uji coba dengan penumpang masyarakat umum.

"Belum. Kepastian tanggalnya bisa konfirmasi ke Kemenhub," ucapnya kepada Kompas.com, Selasa (1/8/2023) pagi.

Baca juga: Kenapa Disebut Kereta Api, Padahal Bertenaga Diesel?

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan, dalam uji coba internal ini pihaknya ingin memastikan aspek keselamatan telah terpenuhi sebelum nantinya LRT Jabodebek mulai beroperasi secara komersial pada 18 Agustus mendatang.

Budi bilang, uji coba LRT Jabodebek pun dilakukan dalam tiga tahap. Pertama, yaitu dengan pengoperasian semua kereta LRT, untuk memastikan aspek keamanan dan keselamatan terpenuhi di semua kereta yang akan dioperasikan.


Tahap kedua, pengoperasian kereta dengan jumlah penumpang maksimal. Uji coba ini sekaligus untuk memastikan pelayanan penumpang serta tingkat kenyamanan penumpang.

Serta tahap ketiga dilakukan uji coba dengan headway ketat dan rute pulang-pergi (PP).

"Uji coba ini kita lakukan hingga lima hari sebelum 18 Agustus, sehingga dapat segera kita laporkan kepada Presiden," ucap Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (30/8/2023).

"Jika pengujian berjalan lancar, operasional LRT Jabodebek secara komersial dapat dilakukan saat kita merayakan ulang tahun ke-78 kemerdekaan Republik Indonesia,” lanjutnya.

Baca juga: Uji Coba LRT Jabodebek, Menhub: Saya Bahagia, Kini Semakin Baik

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Enzy Storia Keluhkan Bea Masuk Tas, Stafsus Sri Mulyani: Kami Mohon Maaf

Enzy Storia Keluhkan Bea Masuk Tas, Stafsus Sri Mulyani: Kami Mohon Maaf

Whats New
Waskita Karya Optimistis Tingkatkan Pertumbuhan Jangka Panjang

Waskita Karya Optimistis Tingkatkan Pertumbuhan Jangka Panjang

Whats New
Apresiasi Karyawan Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan di Lingkungan Kerja

Apresiasi Karyawan Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan di Lingkungan Kerja

Whats New
Potensi Devisa Haji dan Umrah Capai Rp 200 Triliun, Menag Konsultasi dengan Sri Mulyani

Potensi Devisa Haji dan Umrah Capai Rp 200 Triliun, Menag Konsultasi dengan Sri Mulyani

Whats New
Kartu Prakerja Gelombang 68 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kartu Prakerja Gelombang 68 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Whats New
MARK Tambah Jajaran Direksi dan Umumkan Pembagian Dividen

MARK Tambah Jajaran Direksi dan Umumkan Pembagian Dividen

Whats New
Miliki Risiko Kecelakaan Tinggi, Bagaimana Penerapan K3 di Lingkungan Smelter Nikel?

Miliki Risiko Kecelakaan Tinggi, Bagaimana Penerapan K3 di Lingkungan Smelter Nikel?

Whats New
Pemerintah Akan Revisi Aturan Penyaluran Bantuan Pangan

Pemerintah Akan Revisi Aturan Penyaluran Bantuan Pangan

Whats New
Kolaborasi Pentahelix Penting dalam Upaya Pengelolaan Sampah di Indonesia

Kolaborasi Pentahelix Penting dalam Upaya Pengelolaan Sampah di Indonesia

Whats New
Menteri Teten Ungkap Alasan Kewajiban Sertifikat Halal UMKM Ditunda

Menteri Teten Ungkap Alasan Kewajiban Sertifikat Halal UMKM Ditunda

Whats New
Viral Video Petani Menangis, Bulog Bantah Harga Jagung Anjlok

Viral Video Petani Menangis, Bulog Bantah Harga Jagung Anjlok

Whats New
9,9 Juta Gen Z Indonesia Tidak Bekerja dan Tidak Sekolah

9,9 Juta Gen Z Indonesia Tidak Bekerja dan Tidak Sekolah

Whats New
Rombak Direksi ID Food, Erick Thohir Tunjuk Sis Apik Wijayanto Jadi Dirut

Rombak Direksi ID Food, Erick Thohir Tunjuk Sis Apik Wijayanto Jadi Dirut

Whats New
OJK Bakal Buka Akses SLIK kepada Perusahaan Asuransi, Ini Sebabnya

OJK Bakal Buka Akses SLIK kepada Perusahaan Asuransi, Ini Sebabnya

Whats New
Gelar RUPST, KLBF Tebar Dividen dan Rencanakan 'Buyback' Saham

Gelar RUPST, KLBF Tebar Dividen dan Rencanakan "Buyback" Saham

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com