Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
E-COMMERCE

Shopee Hadirkan Garansi Bebas Pengembalian, Berikut Manfaatnya bagi UMKM

Kompas.com - 29/02/2024, 18:53 WIB
Aningtias Jatmika,
Agung Dwi E

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Sistem pengembalian barang atau retur menjadi hal yang lazim terjadi dalam transaksi jual-beli, baik offline maupun online.

Seiring perkembangan industri perdagangan online, khususnya via e-commerce, ketentuan pengembalian barang pun mengalami inovasi.

Platform e-commerce Shopee, misalnya, menyediakan sistem retur yang komprehensif untuk memberikan pengalaman positif, baik bagi penjual maupun pembeli. Sistem ini hadir lewat program Garansi Bebas Pengembalian.

Program tersebut memungkinkan pembeli untuk melakukan pengembalian barang dengan alasan berubah pikiran.

Kemudahan pengembalian barang lewat program tersebut pun menuai perbincangan di linimasa media sosial.

Akun @LovelyPXXXX di platform X (dahulu Twitter) adalah salah satunya. Melalui unggahannya, dia menanyakan, “Produk kalian ada label ‘bebas pengembalian’ ga?”

“Semoga kebijakan Shopee bebas pengembalian karena berubah pikiran itu ga disalahgunakan,” tulis akun @manikaXXXX di X.

Menanggapi isu tersebut, seorang wirausahawan dan sekaligus konten kreator Tommy Teja membedah syarat dan ketentuan yang berlaku di program Garansi Bebas Pengembalian secara detail.

Baca juga: Berubah Pikiran, Aurel Jajal Fitur Garansi Bebas Pengembalian di Shopee, Begini Responsnya

Tommy sendiri merupakan konten kreator yang aktif membagikan info seputar bisnis dan marketing di media sosial.

Dalam unggahan video di akun TikTok @tommythings, Tommy menjelaskan bahwa program Garansi Bebas Pengembalian berlaku sejak 16 Februari 2024 untuk penjual Shopee pada seluruh kategori, kecuali kategori tertentu berdasarkan syarat dan ketentuan dari Shopee.

Garansi Bebas Pengembalian dari ShopeeIstimewa Garansi Bebas Pengembalian dari Shopee

Pada video yang sudah ditonton puluhan ribu kali di TikTok itu, Tommy menggarisbawahi sejumlah syarat dan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh pembeli.

Syarat pertama yang perlu diperhatikan adalah label produk tidak boleh dilepas atau dirusak. Sebab, label produk merupakan salah satu penanda bahwa barang masih dalam kondisi baru.

Baca juga: Kisah Vaia, Jenama Sepatu Lokal yang Berkembang Pesat Bersama Shopee

Pembeli, jelas Tommy, harus memastikan kondisi produk tidak dalam keadaan kotor atau berbau. Kondisi produk harus tetap sama seperti saat penjual mengirimkan pesanan tersebut ke pembeli.

Di sisi lain, penjual bisa menolak pengembalian barang yang diajukan oleh pembeli jika barang yang dikembalikan tidak sesuai dengan syarat dan ketentuan yang telah ditentukan Shopee.

Adapun ongkos pengembalian barang dalam program ini ditanggung oleh Shopee.

Emang sih, terlihatnya (program itu) cuma untuk meningkatkan pengalaman belanja pembeli. Tapi, sebenarnya, penjual juga bisa merasakan dampak positif karena pembeli jadi makin merasa aman dan nyaman di toko penjual,” ujar Tommy mengakhiri videonya.

Bagi penjual, khususnya pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Garansi Bebas Pengembalian membantu menarik hati lebih banyak pembeli baru dan memicu potensi pembelian berulang.

Program itu melengkapi berbagai dukungan lain dari Shopee, seperti Gratis Biaya Ongkos Kirim Pengembalian Barang, Gratis Proteksi Barang Hilang Maupun Rusak, serta Perlindungan dari Penyalahgunaan Program.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Suku Bunga Acuan BI Naik, Anak Buah Sri Mulyani: Memang Kondisi Global Harus Diantisipasi

Whats New
Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal 'Jangkar' Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Ekonom: Kenaikan BI Rate Bakal "Jangkar" Inflasi di Tengah Pelemahan Rupiah

Whats New
Menpan-RB: ASN yang Pindah ke IKN Bakal Diseleksi Ketat

Menpan-RB: ASN yang Pindah ke IKN Bakal Diseleksi Ketat

Whats New
Lebaran 2024, KAI Sebut 'Suite Class Compartment' dan 'Luxury'  Laris Manis

Lebaran 2024, KAI Sebut "Suite Class Compartment" dan "Luxury" Laris Manis

Whats New
Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Rupiah Melemah Sentuh Rp 16.200, Mendag: Cadangan Divisa RI Kuat, Tidak Perlu Khawatir

Whats New
Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Rasio Utang Pemerintahan Prabowo Ditarget Naik hingga 40 Persen, Kemenkeu: Kita Enggak Ada Masalah...

Whats New
Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Giatkan Pompanisasi, Kementan Konsisten Beri Bantuan Pompa untuk Petani

Whats New
IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

IHSG Turun 19,2 Poin, Rupiah Melemah

Whats New
Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Catat, Ini Jadwal Perjalanan Ibadah Haji Indonesia 2024

Whats New
Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Pada Liburan ke Luar Negeri, Peruri Sebut Permintaan Paspor Naik 2,5 Lipat Pasca Pandemi

Whats New
Jakarta, Medan, dan Makassar  Masuk Daftar Smart City Index 2024

Jakarta, Medan, dan Makassar Masuk Daftar Smart City Index 2024

Whats New
Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Pentingnya Transparansi Data Layanan RS untuk Menekan Klaim Asuransi Kesehatan

Whats New
Apakah di Pegadaian Bisa Pinjam Uang Tanpa Jaminan? Ini Jawabannya

Apakah di Pegadaian Bisa Pinjam Uang Tanpa Jaminan? Ini Jawabannya

Earn Smart
Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Peredaran Rokol Ilegal Senilai Rp 336 Juta

Bea Cukai Kudus Berhasil Gagalkan Peredaran Rokol Ilegal Senilai Rp 336 Juta

Whats New
Ditanya Bakal Jadi Menteri Lagi, Zulhas: Terserah Presiden

Ditanya Bakal Jadi Menteri Lagi, Zulhas: Terserah Presiden

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com