Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sopir Dinyatakan Tersangka, Rosalia Indah Akan Patuhi Proses Hukum

Kompas.com - 13/04/2024, 18:30 WIB
Elsa Catriana,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Manajemen PO Rosalia Indah menyatakan akan mematuhi seluruh proses hukum menyusul ditetapkannya supir bus Rosalia Indah yang terlibat dalam kecelakaan tunggal di jalan tol Semarang-Batang sebagai tersangka oleh Kepolisian.

Public Relations dari PO Rosalia Indah Yofie Aganovic mengungkapkan, perusahaannya memiliki SOP yang jelas dan tegas terkait jadwal mengemudi para sopir.

Dia juga menegaskan, tidak ada sopir yang mengemudi lebih dari 8 jam, termasuk supir yang menjadi tersangka ini.

Hal ini juga didukung dengan adanya kebijakan 2 supir di setiap bus antar Provinsi.

“Kami menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada pihak berwajib dan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan. Manajemen juga terus melakukan penyelidikan internal untuk melihat semua potensi human-error dan memastikan bahwa semua SOP ditegakkan tanpa toleransi,” ujar Yofie ujarnya dalam siaran persnya, Sabtu (13/4/2024).

Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Batang, Rosalia Indah Ucapkan Dukacita dan Siap Tanggung Jawab

Manajemen juga sebelumnya menyampaikan dukacita mendalam atas kecelakaan yang terjadi di Tol Semarang-Batang, Kendal, Jawa Tengah pada Kamis (11/4/2024).

Melalui akun Instagram @rosaliaindah.official, Jumat (12/4/2024), manajemen perusahaan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga semua korban.

Seiring dengan kabar terbaru kecelakaan yang terjadi hari ini, Kamis (11/04/2024), kami PT Rosalia Indah Transport ingin menyampaikan rasa dukacita yang mendalam atas kejadian kecelakaan tunggal yang terjadi di tol Batang-Semarang," tulis akun @rosaliaindah.official, Jumat.

Perusahaan juga berkomitmen untuk bertanggung jawab dan melakukan penyelidikan oleh tim internal dan aparat terkait. "Kami sepenuhnya mengemban tanggung jawab penanganan dan menyatakan bahwa kecelakaan ini sedang dalam penyelidikan mendalam oleh tim internal kami bersama dengan aparat terkait," demikian keterangan Rosalia Indah.

Baca juga: [POPULER MONEY] Profil Pemilik Rosalia Indah | Pemerintah Minta Freeport Bangun Smelter di Papua

 


Sebelumnya, kecelakaan tunggal yang melibatkan bus Rosalia Indah terjadi di KM 370 A ruas Tol Batang-Semarang pada Kamis (11/4/2024), sekitar pukul 06.35 WIB.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Satake Bayu mengungkapkan, laporan awal menyebut penyebab kecelakaan bus Rosalia Indah di Tol Batang diduga karena sopir yang mengantuk.

"Sopir bus mengantuk, sehingga mengakibatkan bus ke luar jalur," kata Satake, saat dihubungi Kompas.com, Kamis siang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Penyaluran Kredit Bank Neo Commerce Turun 13,8 Persen di Kuartal I-2024

Penyaluran Kredit Bank Neo Commerce Turun 13,8 Persen di Kuartal I-2024

Whats New
5 Saham Ini Cum Date Dividen Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya

5 Saham Ini Cum Date Dividen Pekan Depan, Cek Jadwal Lengkapnya

Whats New
Strategi 'Turnaround' Ubah Rugi Jadi Laba Berhasil, Angela Simatupang Kembali Pimpin IIA Indonesia hingga 2027

Strategi "Turnaround" Ubah Rugi Jadi Laba Berhasil, Angela Simatupang Kembali Pimpin IIA Indonesia hingga 2027

Whats New
Harga Emas Terbaru 24 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 24 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Jumat 24 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru Pada Jumat 24 Mei 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Jumat 24 Mei 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Harga Bahan Pokok Jumat 24 Mei 2024, Semua Bahan Pokok Naik, Kecuali Cabai Merah Keriting

Whats New
Incar Pendanaan 5 Miliar Dollar AS, Saham Alibaba di Hong Kong Anjlok 5 Persen

Incar Pendanaan 5 Miliar Dollar AS, Saham Alibaba di Hong Kong Anjlok 5 Persen

Whats New
Laporan Pendapatan Nvidia Tak Mampu Jadi Katalis, Wall Street Melemah

Laporan Pendapatan Nvidia Tak Mampu Jadi Katalis, Wall Street Melemah

Whats New
Kemenhub Temukan Masih Banyak Bus Pariwisata Tak Laik Jalan

Kemenhub Temukan Masih Banyak Bus Pariwisata Tak Laik Jalan

Whats New
[POPULER MONEY] Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS | Kapan Gaji Karyawan BUMN Indofarma Bakal Dibayarkan?

[POPULER MONEY] Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS | Kapan Gaji Karyawan BUMN Indofarma Bakal Dibayarkan?

Whats New
Simak Cara Beli Tiket Kereta Cepat via BRImo dan Livin’ by Mandiri

Simak Cara Beli Tiket Kereta Cepat via BRImo dan Livin’ by Mandiri

Spend Smart
Cara Melihat Saldo ATM BCA, BRI, BNI, dan Mandiri

Cara Melihat Saldo ATM BCA, BRI, BNI, dan Mandiri

Spend Smart
Cara Menonaktifkan SMS Banking BSI, Bisa lewat HP

Cara Menonaktifkan SMS Banking BSI, Bisa lewat HP

Spend Smart
BEI Realisasikan Mekanisme Pemindahan Papan Pencatatan

BEI Realisasikan Mekanisme Pemindahan Papan Pencatatan

Whats New
Yili Indonesia Dairy Ekspor Es Krim Joyday ke 16 Negara

Yili Indonesia Dairy Ekspor Es Krim Joyday ke 16 Negara

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com