Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dorong Implementasi Energi Berkelanjutan, ITDC Nusantara Utilitas Gandeng Jasa Tirta Energi

Kompas.com - 25/05/2024, 12:00 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi


NUSA DUA, KOMPAS.com - Sebagai upaya mendorong penggunaan energi yang berkelanjutan, PT ITDC Nusantara Utilitas (ITDC NU) menjalin kerja sama dengan PT Jasa Tirta Energi, yang merupakan anak perusahaan dari Perum Jasa Tirta I.

Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) tersebut menyepakati Kerjasama Layanan Operation dan Maintenance Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Water Treatment Plant (WTP) atau Waste Water Treatment Plant (WWTP), Konstruksi dan Pengelolaan Sumber Daya Air serta Pengembangan Energi Baru Terbarukan.

Penandatanganan MoU ini, juga merupakan tindak lanjut dari penandatanganan MoU ini akan diterbitkan kajian atau studi kelayakan proyek dari aspek ekonomi, keuangan, hukum, operasional, perizinan, teknis, risiko dan aspek lainnya yang diperlukan dalam pelaksanaan kerja sama ini, serta kajian rencana bisnis dan skema bisnis yang memungkinkan untuk kerja sama.

Baca juga: ITDC Berkomitmen Tetap Kembangkan Kawasan Mandalika

Kerja sama ini merupakan salah satu torehan tonggak sejarah bagi ITDC NU dan PT Jasa Tirta Energi, dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya air dalam kehidupan, yang juga selaras dengan agenda World Water Forum (WWF) ke-10 di The Nusa Dua, Bali.

“Penandatanganan MoU ini dimaksudkan untuk memfasilitasi diskusi, pertukaran pengetahuan, serta melahirkan ide-ide inovatif dalam mengatasi isu-isu terkini dalam pengelolaan sumber daya air,” kata Direktur Utama PT ITDC Nusantara Utilitas, Anak Agung Istri Ratna Dewi dalam siaran pers, Sabtu (25/5/2024).

Baca juga: ITDC Garap Kawasan Ekonomi Khusus Bira dan Takabonerate

Dia mengatakan, kerja sama ini adalah wujud komitmen ITDC NU sebagai perusahaan penyedia sistem utilitas terintegrasi. Melalui kerja sama ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan pengembangan dan pengelolaan utilitas, khususnya dalam inovasi pengolahan limbah, pengelolaan sumber daya air, dan pengelolaan pembangkit listrik energi terbarukan di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami yakin Kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi penataan dan operasional Kawasan Pariwisata dan Kawasan Industri di seluruh Indonesia,” ungkap dia.

Sumber daya air merupakan modal dasar pembangunan nasional yang bertujuan untuk kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat. Oleh karena itu, sumber daya air harus dikelola secara selaras agar pemanfaatannya dapat berkelanjutan.

Baca juga: Bantah Punya Utang Rp 4,6 Triliun, Ini Penjelasan ITDC

 


Pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan menjadi sebuah komitmen moral bagi semua pihak yang berbasis lingkungan hidup. Pengelolaan sumber daya ini ditujukan untuk kepentingan generasi sekarang dan juga generasi yang akan datang.

“Lewat kerja sama ini kami berkomitmen untuk mengembangkan solusi inovatif dalam pengelolaan sumber daya air dan energi terbarukan,” ungkap Ratna.

“Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat infrastruktur utilitas nasional, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia,” tegas Ratna.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of


Terkini Lainnya

Ajinomoto Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 dan S2, Ini Syaratnya

Ajinomoto Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 dan S2, Ini Syaratnya

Work Smart
Momen Idul Adha, Kantor Pusat dan Cabang ASDP Salurkan Kurban 20 Ekor Sapi dan 100 Kambing

Momen Idul Adha, Kantor Pusat dan Cabang ASDP Salurkan Kurban 20 Ekor Sapi dan 100 Kambing

Whats New
BCA Raih Predikat Bank Terbaik di Indonesia Versi Forbes

BCA Raih Predikat Bank Terbaik di Indonesia Versi Forbes

Whats New
Rupiah Tertekan, Bank Mulai Jual Dollar AS seharga Rp 16.500

Rupiah Tertekan, Bank Mulai Jual Dollar AS seharga Rp 16.500

Whats New
Tips Nabung untuk Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol

Tips Nabung untuk Liburan Seru Tanpa Bikin Kantong Jebol

Earn Smart
Menguji Kekuatan Jenama Otomotif China

Menguji Kekuatan Jenama Otomotif China

Whats New
Harga Emas Terbaru 18 Juni 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 18 Juni 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Apple Setop Produk 'Paylater' di AS

Apple Setop Produk "Paylater" di AS

Whats New
Lebih dari 1,6 Juta Orang Gunakan KRL Jabodetabek Selama Libur Idul Adha 2024

Lebih dari 1,6 Juta Orang Gunakan KRL Jabodetabek Selama Libur Idul Adha 2024

Whats New
Harga Emas Antam 1 Gram Turun Rp 5.000, Simak Rincian Lengkapnya Selasa 18 Juni 2024

Harga Emas Antam 1 Gram Turun Rp 5.000, Simak Rincian Lengkapnya Selasa 18 Juni 2024

Spend Smart
Harga Bahan Pokok Selasa 18 Juni 2024: Bawang Putih, Telur, dan Daging Ayam Naik

Harga Bahan Pokok Selasa 18 Juni 2024: Bawang Putih, Telur, dan Daging Ayam Naik

Whats New
Menteri PUPR Optimistis Tanggul Laut Mampu Atasi Rob di Semarang

Menteri PUPR Optimistis Tanggul Laut Mampu Atasi Rob di Semarang

Whats New
Volatilitas Tinggi, Rata-rata Cuan Bitcoin Tembus  100 Persen Per Tahun

Volatilitas Tinggi, Rata-rata Cuan Bitcoin Tembus 100 Persen Per Tahun

Whats New
[POPULER MONEY] Kata OJK dan Menko Airlangga soal Korban Judi 'Online' Jadi Penerima Bansos | Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Bisnis MLM

[POPULER MONEY] Kata OJK dan Menko Airlangga soal Korban Judi "Online" Jadi Penerima Bansos | Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Bisnis MLM

Whats New
'Long Weekend' Berakhir, KAI Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik

"Long Weekend" Berakhir, KAI Prediksi Hari Ini Puncak Arus Balik

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com