Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Apa Itu UTBK SNBT 2023 dan Syaratnya

Kompas.com - 20/02/2023, 13:15 WIB
Mela Arnani

Penulis

KOMPAS.com - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebagai salah satu jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun 2023 akan segera dibuka.

Merujuk jadwal yang dirilis dalam laman resmi Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), registrasi akun SNPMB siswa akan berlangsung pada 16 Februari-3 Maret mendatang, disusul dengan pendaftaran UTBK SNBT dijadwalkan berlangsung pada 23 Maret-14 April 2023.

Nantinya, tes UTBK SNBT akan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dijadwalkan pada 8-14 Mei 2023 dan gelombang kedua pada 22-28 Mei 2023.

Lantas, apa itu pengertian UTBK SNBT 2023?

Baca juga: Lolos SNBP 2023 tapi Tak Diambil, Siswa Akan Di-blakclist dari Jalur SNBT

Apa itu UTBK SNBT

UTBK SNBT adalah ujian tulis yang nilainya akan dipakai untuk mendaftar di perguruan tinggi negeri.

Keikutsertaan dalam UTBK menjadi syarat utama untuk mengikuti SNBT pada PTN akademik, PTN vokasi, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Agama Islam Negeri (PTKIN).

Tes masuk ini bisa diikuti oleh siswa lulusan tahun 2021, 2022, dan 2023 dari pendidikan menengah SMA/MA/SMK dan sedejarat, serta lulusan Paket C tahun 2021, 2022, dan 2023 dengan umur maksimal 25 tahun per 1 Juli 2023.

Peserta yang mengikuti UTBK akan dikenai biaya pendaftaran sebesar Rp 200.000.

Baca juga: Mengenal SNBT 2023, Seleksi Masuk Perguruan Tinggi dengan Tes Tulis

Syarat peserta UTBK 2023

Peserta SNBT hanya diperbolehkan mengikuti UTBK sebanyak satu kali, di mana hasilnya akan dipakai untuk mendaftar SNBT 2023.

Beberapa persyaratan peserta UTBK SNBT tahun 2023 sebagai berikut:

  • Memiliki akun SNPMB
  • Warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) berusia maksimal 25 tahun
  • Siswa SMA/MA/SMK sederajat calon lulusan tahun 2023 harus mempunyai surat keterangan siswa kelas 12 atau peserta didik paket C tahun 2023
  • Siswa lulusan tahun 2021 dan 2022 atau lulusan paket C tahun 2021 dan 2022 harus mempunyai ijazah
  • Bagi lulusan SMA/sederajat dari luar negeri harus mempunyai ijazah yang sudah disetarakan
  • Tidak lulus jalur SNBP 2023 atau SNMPTN pada 2021 atau 2022
  • Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tak menganggu kelancaran proses studi
  • Bagi peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio
  • Bagi peserta tuna netra diwajibkan mengunggah surat pernyataan
  • Hasil UTBK 2023 hanya berlaku untuk mengikuti SNBT dan penerimaan PTN 2023.

Dalam pelaksanaannya, tes UTBK 2023 terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS), literasi dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris, serta penalaran Matematika. Informasi selengkapnya mengenai UTBK SNBT 2023 dapat diakses di sini.

Baca juga: Simak, Ini Daftar PTN SNBP 2023 dan Linknya

Baca juga: Mengenal Apa Itu Jalur Masuk PTN SNBP, Kuota, dan Ketentuan Memilih Prodi

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Damri Buka Rute Baru Ciputat ke Bandara Soekarno-Hatta, Simak Jam Operasionalnya

Damri Buka Rute Baru Ciputat ke Bandara Soekarno-Hatta, Simak Jam Operasionalnya

Whats New
Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS, Ini Buktinya

Indonesia Terus Kurangi Ketergantungan terhadap Dollar AS, Ini Buktinya

Whats New
Garuda Indonesia Tak Bagikan Dividen Meski Catatkan Laba Bersih di 2023

Garuda Indonesia Tak Bagikan Dividen Meski Catatkan Laba Bersih di 2023

Whats New
Injourney Airports Layani 49,7 Juta Penumpang Sepanjang Januari-April 2024

Injourney Airports Layani 49,7 Juta Penumpang Sepanjang Januari-April 2024

Whats New
Libur Panjang Waisak, Kemenhub Ingatkan Bus Pariwisata yang Beroperasi Harus Laik Jalan dan Berizin

Libur Panjang Waisak, Kemenhub Ingatkan Bus Pariwisata yang Beroperasi Harus Laik Jalan dan Berizin

Whats New
Usai Rilis Logo Baru, Wamen BUMN Kasih Tugas Ini ke Bulog

Usai Rilis Logo Baru, Wamen BUMN Kasih Tugas Ini ke Bulog

Whats New
Anak Usaha Semen Indonesia Alokasikan Separuh Area Pabrik sebagai Hutan Kota

Anak Usaha Semen Indonesia Alokasikan Separuh Area Pabrik sebagai Hutan Kota

Whats New
Sasar Pasar Global, Industri Obat Berbahan Alam di Indonesia Perlu Ditingkatkan Pengembangannya

Sasar Pasar Global, Industri Obat Berbahan Alam di Indonesia Perlu Ditingkatkan Pengembangannya

Whats New
Peruri Punya Logo Baru, Siap Jalani Tugas sebagai 'GovTech' Indonesia

Peruri Punya Logo Baru, Siap Jalani Tugas sebagai "GovTech" Indonesia

Whats New
BUMN Didorong Terapkan Praktik BJR, Seberapa Penting?

BUMN Didorong Terapkan Praktik BJR, Seberapa Penting?

Whats New
Harga Emas Terbaru 23 Mei 2024 di Pegadaian

Harga Emas Terbaru 23 Mei 2024 di Pegadaian

Spend Smart
Pemerintah Akan Ambil Alih Lahan Tambang PT Timah yang Dikelola Penambang Liar

Pemerintah Akan Ambil Alih Lahan Tambang PT Timah yang Dikelola Penambang Liar

Whats New
Harga Bahan Pokok Kamis 23 Mei 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Harga Bahan Pokok Kamis 23 Mei 2024, Harga Cabai Rawit Merah Naik

Whats New
Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Kamis 23 Mei 2024

Harga Emas Antam: Detail Harga Terbaru pada Kamis 23 Mei 2024

Spend Smart
Bos Garuda Bersikukuh Minta Kemenhub Revisi TBA Tiket Pesawat

Bos Garuda Bersikukuh Minta Kemenhub Revisi TBA Tiket Pesawat

Whats New
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com