Jokowi Sebut Produk UMKM Bisa Jadi Andalan untuk Genjot Ekspor

Kompas.com - 12/07/2019, 12:05 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Presiden Joko Widodo, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf di Jakarta, Jumat (12/7/2019). MUTIA FAUZIAGubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Presiden Joko Widodo, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf di Jakarta, Jumat (12/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kondisi perdagangan global yang tengah diliputi ketidakpastian turut memengaruhi kinerja perdagangan Indonesia.

Presiden Joko Widodo pun dalam rapat kabinet paripurna pekan lalu menyoroti kinerja ekspor dalam negeri yang dinilai tidak maksimal.

Adapun dalam gelaran pameran Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2019 yang diadakan oleh Bank Indonesia (BI), Jokowi menyamaikan, industri UMKM bisa menjadi kekuatan Indonesia untuk menggenjot kinerja ekspor di tengah kondisi pasar perdagangan global yang sedang bergejolak seperti saat ini.

"Produk-produk handicraft yang penuh dengan keterampilan tangan, handmade, kekuatan kita di situ," ujar dia di kawasan JJC Senayan, Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Baca juga: BI Pertemukan 370 UMKM Binaan dengan Pelaku Bisnis Internasional

Kepala Negara pun mengakui lemahnya produk industri manufaktur Indonesia jika dibandingkan dengan para pemain global.

Sehingga, produk keterampilan yang diproduksi oleh UMKM harus semakin ditingkatkan kualitasnya, diikuti dengan branding yang baik.

"Sebetulnya pasar-pasar tertentu masih banyak peluang. Jangan masuk ke yang produk massa, mass product, itu kita bersaing kalah dengan negara-negara yang sudah memproduksi secara massa," ujar Jokowi.

"Jadi yang benar ya seperti ini, kalau UKM kita masuknya ke produk masaa ya kalah kita dengan barang-barang dari negara lain," lanjut dia.

Baca juga: Penyaluran KUR Hingga Mei 2019 Didominasi Kredit ke UMKM

Selain memerbaiki kualitas produk UMKM menjadi lebih premium, pelaku UMKM juga perlu mampu memanfaatkan platform marketplace digital supaya bisa merambah pasar internasional. Untuk itu, pemerintah pun terus berupaya membangun infrastruktur digital di Indonesia.

"Paling tidak kita tahu di seluruh Tanah Air kita sudah tersambungkan semuanya. Memang belum secepat yang kita inginkan, tapi paling tidak seluruh tanah air sudah tersambungkan semuanya," tutup Jokowi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X