Kompas.com Kembali Jadi Pemenang Kategori Media Online Tepercaya

Kompas.com - 01/08/2019, 12:42 WIB
Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho menerima penghargaan Superbrands 2019 untuk Kompas.com kategori Media Online Terpercaya dalam Gala Awards Superbrands 2019 di Ballroom 1, Sheraton Gandaria Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019. Penghargaan diberikan CEO Superbrands Indonesia Grandtyana Mayasari. Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho menerima penghargaan Superbrands 2019 untuk Kompas.com kategori Media Online Terpercaya dalam Gala Awards Superbrands 2019 di Ballroom 1, Sheraton Gandaria Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019. Penghargaan diberikan CEO Superbrands Indonesia Grandtyana Mayasari.

JAKARTA, KOMPAS.com — Superbrands, lembaga arbiter internasional untuk brand terkemuka bersama lembaga survei Nielsen kembali memberikan apresiasi kepada merek-merek terbaik Indonesia.

Untuk kategori Trusted Online Media ( media online tepercaya), Kompas.com tampil sebagai pemenang di antara ribuan media online yang tumbuh dan berkembang di era digital di Indonesia.

Pada 2018, Dewan Pers mencatat, setidaknya ada 43.000 media online di Indonesia.

Dari puluhan ribu media online itu, tidak lebih dari 200 media online yang dikategorikan terverifikasi.

Pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan kepada Kompas.com sebagai media online tepercaya dilakukan pada Gala Awards Superbrands 2019 di Ballroom 1, Sheraton Gandaria, Jakarta, Jumat, 26 Juli 2019.

Superbrands adalah lembaga yang sudah berdiri selama lebih dari 26 tahun di lebih dari 86 negara.

Atas pengakuan dan penghargaan Superbrands 2019 untuk Kompas.com sebagai media online tepercaya ini, Pemimpin Redaksi Kompas.com Wisnu Nugroho mengucapkan terima kasih khususnya kepada para pembaca.

“Pengakuan dan penghargaan ini adalah peneguh atas upaya jurnalistik Kompas.com selama 23 tahun lebih untuk menjadi media rujukan tepercaya bagi para pembaca,” ujar Wisnu di Jakarta, Kamis (1/8/2019).

Untuk Kompas.com yang didirikan pada 14 September 1995, penghargaan sebagai media online tepercaya merupakan penghargaan berturut-turut kedua setelah pada 2018 mendapat penghargaan yang sama.

Baca juga: Kompas.com Sabet Penghargaan Berita Online Terpercaya dari Superbrands

“Terima kasih pertama-tama untuk para pembaca,” ujar Wisnu Nugroho.

Dalam satu tahun terakhir, sebagai media online tepercaya, Kompas.com berperan dalam jaringan internasional penguji fakta (International Fact Checking Network/IFCN) untuk melawan hoaks dan mengungkapkan kebenaran dengan kerja-kerja jurnalistik.

-- -
Puluhan media dan lembaga di seluruh dunia ada dalam upaya bersama memerangi hoaks dan terhubung dalam IFCN sejak 2017.

Baca juga: Kompas.com Tersertifikasi dalam Jaringan Internasional Penguji Informasi

Bukti pencapaian

Terkait pemberian penghargaan ini, CEO Superbrands Indonesia Grandtyana Mayasari mengatakan, penghargaan yang diraih para pemilik brand merupakan bukti pencapaian.

Brand yang mendapat Superbrands Awards 2019 telah menjadi TOP of Mind yang mendapat tempat sangat spesial di mata para konsumen, melalui inovasi-inovasi yang dilakukan selama ini,” ujar Grandtyana.

Acara Gala Awards Superbrands Indonesia 2019 dihadiri sekitar 40 brand terkemuka di Indonesia yang mendapatkan status dan penghargaan berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh Nielsen dengan 38 kategori penghargaan.

 

 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan 'Forced Sell'

Banyak Saham Auto Reject Bawah, Netizen Salahkan Sekuritas Lakukan "Forced Sell"

Whats New
Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Sri Mulyani Peringatkan Masalah Vaksin Bisa Jadi Krisis Moral Dunia

Whats New
Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Ada Penggeledahan Kejagung Terkait Dugaan Korupsi, BPJS Ketenagakerjaan Tetap Beroperasi Normal

Whats New
Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Kemenkop UKM dan Kemenparekraf Berkolaborasi untuk Kembangkan 5 Destinasi Super-Prioritas

Rilis
Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2021 Akan Lebih Rendah dari Tahun lalu

Whats New
Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Viral Video Pengiriman Paket Berisikan Ular Hidup, Ini Tanggapan Perusahaan Logistik

Whats New
Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Ini Waktu yang Dipilih Masyarakat untuk Menjual Mobilnya

Spend Smart
KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

KSPI: Turunnya Jumlah Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukti Ledakan PHK Gelombang Kedua

Rilis
Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Waktunya Pemerintah dan Swasta Bersatu Tanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Whats New
OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

OJK Usul Spin Off Bank Syariah Tak Wajib Dilakukan

Whats New
Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Sri Mulyani: Kita Beruntung Bisa Amankan Vaksin, Banyak Negara yang Kesulitan

Whats New
Saat Susi Khawatir 'Keserakahan' Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Saat Susi Khawatir "Keserakahan" Aplikasi Belanja Online Bikin Mati Pedagang Kecil

Whats New
Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Stok Bawang Menipis, Indonesia Bersiap Impor

Whats New
Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Vaksinasi Covid-19, Sri Mulyani Minta Pemda Tak Hanya Andalkan Pusat

Whats New
Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Mengintip Tren Membeli Mobil Selama Masa Pandemi

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X