BI: Trump Jadi Penentu Arah Ekonomi Dunia

Kompas.com - 06/09/2019, 19:15 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019). AFP / NICHOLAS KAMMPresiden Amerika Serikat Donald Trump berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gejolak perekonomian dunia kian tak bisa diprediksi. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan, Amerika Serikat menjadi barometer stabilitas perekonomian dunia, dengan Presiden mereka, Donald Trump yang menjadi penentu arahnya.

"Ketidakpastian di pasar global sangat tinggi, dan yang menjadi barometer adalah Amerika Serikat, jadi AS arahnya mau ke mana. Di AS yang menentukan cuma satu, Trump. Jika Trump bunyi di twitter, marketnya langsung bergerak," ujar Destry di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Pada Selasa (3/9/2019) lalu, Trump berkicau melalui akun Twitter-nya mengenai kondisi terkini negosiasi perdagangan antara AS dengan Negeri Tirai Bambu tersebut.

Baru sepekan yang lalu pasar saham global bergerak bearish lantaran investor kehilangan harapan akan adanya perbaikan hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

 

Baca juga : Bursa Saham AS Menguat 29 Persen Selama Pemerintahan Trump

Sementara pada pekan ini, pasar saham Negara Paman Sam tersebut tiba-tiba kembali bullish. Pasalnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui akun Twitter-nya beberapa hari yang lalu sempat memberikan harapan pada pelaku pasar, negosaisi perdagangan antara dua negara yang tengah berseteru tersebut berjalan dengan baik.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X