Pemerintah Diminta Antisipasi Arus Modal Asing Kabur akibat Demo

Kompas.com - 01/10/2019, 15:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo mengimbau pemerintah untuk mengantisipasi keluarnya aliran modal asing alias capital outflow akibat demonstrasi karena revisi RUU KPK

"Ada capital outflow yang terjadi karena ketidakpastian yang meningkat. Nah, yang harus diantisipasi Pemerintah adalah secara beririsan sekarang ini (perekonomian) global mengalami resesi," kata Yustinus Prastowo di Jakarta, Selasa (1/10/2019).

Ia mengatakan, pemerintah hendaknya tidak menganggap enteng unjuk rasa di berbagai daerah yang menuntut dikeluarkannya Perppu KPK. Pasalnya, unjuk rasa bakal menurunkan tingkat kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Akibatnya, banyak aliran modal asing yang keluar dan membuat Indonesia kekurangan likuiditas saat defisit neraca transaksi berjalan (current account deficit/CAD) masih dalam.

Baca juga: Demonstrasi dan Data Ekonomi Eropa Bikin Rupiah Tertekan

"Capital outflow akan membuat kita kekurangan likuiditas disaat kita mengalami CAD. Ini kan bahaya bagi perekonomian. Maka jangan main-main dengan persepsi, jangan main-main dengan hal seperti ini karena ini akan mempengaruhi," ucap dia.

Adapun cara memperbaiki kepercayaan investor, Prastowo menyarankan pemerintah segera merancang regulasi baru yang memberikan kepastian berusaha. Pun membentuk formasi kabinet yang membuat respon pasar kembali bagus.

"Saya kira presiden punya wakty sampai 20 Oktober (pelantikan presiden). Karena biasanya pelantikan presiden memberikan harapan baru atau justru sebaliknya," sebut Prastowo.

"Formasi kabinet akan menentukan, kalau kabinetnya bagus market responnya bagus. Tapi sebelum itu, yang bisa dilakukan adalah membuat Perppu dan cara lain," saran dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Sukses Nila, Keluar Kerja untuk Bisnis Ecoprint sampai Kolam Lele

Kisah Sukses Nila, Keluar Kerja untuk Bisnis Ecoprint sampai Kolam Lele

Smartpreneur
Logo, Tampilan, Fitur 'Shopee Pilih Lokal' Diperbarui, Ini Manfaatnya untuk Pelaku Usaha

Logo, Tampilan, Fitur "Shopee Pilih Lokal" Diperbarui, Ini Manfaatnya untuk Pelaku Usaha

Whats New
Jokowi: Saya Kaget Terminal Kijing Segede Ini...

Jokowi: Saya Kaget Terminal Kijing Segede Ini...

Whats New
Resmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Jokowi: Ini Terbesar di Kalimantan

Resmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Jokowi: Ini Terbesar di Kalimantan

Whats New
Resmi Melantai di Bursa, Saham Perusahaan Buah-Sayur Ini Langsung Naik 24,74 Persen

Resmi Melantai di Bursa, Saham Perusahaan Buah-Sayur Ini Langsung Naik 24,74 Persen

Whats New
Asosiasi Minta Kenaikan Tarif Ojek Online Perhatikan Harga BBM

Asosiasi Minta Kenaikan Tarif Ojek Online Perhatikan Harga BBM

Whats New
Alami Hambatan Saat Daftar Kartu Prakerja? Ini Cara Atasinya

Alami Hambatan Saat Daftar Kartu Prakerja? Ini Cara Atasinya

Work Smart
Soal Rusun Mangkrak Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2, Ini Kata Kementerian PUPR

Soal Rusun Mangkrak Lokasi Syuting Pengabdi Setan 2, Ini Kata Kementerian PUPR

Whats New
Kemendag Temukan Produk Impor Baja Ilegal Senilai Rp 41,68 Miliar

Kemendag Temukan Produk Impor Baja Ilegal Senilai Rp 41,68 Miliar

Whats New
Tesla Pilih Beli Nikel Indonesia Lewat 2 Perusahaan China, Apa Keuntungan buat RI?

Tesla Pilih Beli Nikel Indonesia Lewat 2 Perusahaan China, Apa Keuntungan buat RI?

Whats New
Parkir di Zona Hijau, IHSG Sesi I Tembus Level 7.134

Parkir di Zona Hijau, IHSG Sesi I Tembus Level 7.134

Whats New
Cara Ganti PIN ATM BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Cara Ganti PIN ATM BRI, BNI, BCA, dan Mandiri dengan Mudah

Whats New
Ini Modus Penggelapan Premi Wanaartha Life

Ini Modus Penggelapan Premi Wanaartha Life

Whats New
Cara Pinjam Pulsa Telkomsel, Indosat, AXIS, XL, dan Tri dengan Mudah

Cara Pinjam Pulsa Telkomsel, Indosat, AXIS, XL, dan Tri dengan Mudah

Whats New
Berdasarkan Aturan Baru, Ini Besaran Kenaikan Tarif Ojek Online di Jabodetabek

Berdasarkan Aturan Baru, Ini Besaran Kenaikan Tarif Ojek Online di Jabodetabek

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.