Return Tinggi Modal Kecil, Investasi Bitcoin Direkomendasikan untuk Milenial

Kompas.com - 04/11/2019, 17:07 WIB
Ilustrasi Bitcoin. THINKSTOCKPHOTOSIlustrasi Bitcoin.
Penulis Kiki Safitri
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Investasi crypto currency atau uang digital saat ini mulai dilirik sebagai bentuk investasi dengan imbal balik yang menjanjikan. Bentuk crypto currency yang saat ini mulai diperjual belikan sebagai bentuk investasi adalah mata uang virtual yang disebut Bitcoin.

Semenjak Bitcoin sudah memiliki izin untuk diperjual belikan di Indonesia oleh pemerintah, kini Bitcoin makin menunjukkan taringnya. Adapun generasi milenial dan investor pemula menjadi sasaran investasi Bitcoin ini. Mengapa ?

Menurut Business Development Managar Triv Jordan Simanjuntak, alasan Bitcoin menjadi investasi yang cocok bagi milenial dan pemula adalah karena imbal hasil yang menjanjikan sekaligus nilai minimum investasi yang rendah.

“Karena milenial cenderung lebih berani mengambil resiko. Selain itu, mereka cenderung melihat return atau imbal hasil yang paling tinggi dari instrumen investasi lainnya. Selain itu, karena modalnya yang kecil sekali, bahkan Rp 100.000 saja sudah bisa mulai investasi,” jelas Jordan kepada Kompas.com, Senin (4/11/2019).

Baca juga: Simak Tips Investasi Sejak Dini ala Petenis Andy Roddick

Jordan menyebutkan bahwa investasi Bitcoin di Indonesia memang masih belum jelas arahnya. Namun melihat negara luar sudah menjadikan Bitcoin sebagai mata uang yang diperjual belikan, bukan tidak mungkin prospek Bitcoin akan positif di Indonesia.

“Memang kalau Bitcoin, belum jelas arahnya ke mana, tapi kalau kita lihat sejauh ini (progresnya) cukup baik. Misalkan saja dari sisi regulasi di mana pemerintah mulai optimis dari Bitcoin dan Blockchain yang merupakan satu kesatuan,” jelasnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, dari sisi penggunaan Bitcoin yang meningkat membuat Bitcoin diproyeksikan akan bertumbuh untuk industri investasi.

“Kita lihat dari transaksinya sekarang ada peningkatan dan volume yang cukup baik. Bahkan return per tahun mencapai 35 persen,” ungkapnya.

Baca juga: Miliarder Ini Sebut Pisang Lebih Berguna daripada Bitcoin

Lalu, bagaimana agar investasi Bitcoin bisa menghasilkan return yang tinggi, terutama untuk pemula? Jika dilihat dari return yang yang ditawarkan dengan nominal investasi yang rendah, ada beberapa tips yang perlu dilakukan investor pemula agar bisa cuan.

Pertama, fokus pada tujuan Anda berinvestasi, apakah sebagai trader atau sebagai investor. Jika Anda ingin menjadi investor maka Anda bisa melihat history imbal hasil Bitcoin yang naik tiap tahunnya sehingga Anda hanya perlu

menyimpan Bitcoin Anda selama satu tahun. Jika Anda ingin menjadi trader, Anda tinggal menggunakan poin keuntungan Anda untuk trading.

“Jika ingn menjadi investor, ya kita beli lalu kita simpan. Kemungkinan tahun depan bisa naik,” ungkap Jordan.

Selanjutnya dengan memanfaatkan peluang proyeksi kenaikan harga Bitcoin pada Mei sampai dengan Juni 2020, maka sangat menjanjikan jika Bitcoin bisa dimaksimalkan untuk trading.

Baca juga: Selandia Baru Legalkan Penggunaan Bitcoin untuk Gaji Karyawan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Presiden Minta Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok Diberantas, Ini Langkah Pelindo II

Presiden Minta Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok Diberantas, Ini Langkah Pelindo II

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Saat Bermasalah dengan Rekan Kerja, Bagaimana Menyikapinya?

[KURASI KOMPASIANA] Saat Bermasalah dengan Rekan Kerja, Bagaimana Menyikapinya?

Whats New
Wacana PPN Sembako Bikin Harga Pangan Naik?

Wacana PPN Sembako Bikin Harga Pangan Naik?

Whats New
[KURASI KOMPASIANA] Menyusuri Keindahan Wisata di Benua Eropa

[KURASI KOMPASIANA] Menyusuri Keindahan Wisata di Benua Eropa

Rilis
Butuh Dana Cepat, Simak Cara dan Syarat Menggadaikan Barang Berikut

Butuh Dana Cepat, Simak Cara dan Syarat Menggadaikan Barang Berikut

Whats New
Pajak Adalah Pungutan Negara: Definisi, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Pajak Adalah Pungutan Negara: Definisi, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Whats New
Petani di Karawang Dapat Bantuan Alsintan, Bupati Cellica: Semoga Bermanfaat untuk Poktan

Petani di Karawang Dapat Bantuan Alsintan, Bupati Cellica: Semoga Bermanfaat untuk Poktan

Rilis
Kemenhub Gencarkan Vaksinasi Gratis untuk Pelaut, Simak Jadwalnya

Kemenhub Gencarkan Vaksinasi Gratis untuk Pelaut, Simak Jadwalnya

Whats New
Cek Pajak Kendaraan Jatim via Online, Mudah dan Cepat

Cek Pajak Kendaraan Jatim via Online, Mudah dan Cepat

Work Smart
Pertamina Pastikan Seluruh Titik Api di Kilang Cilacap Sudah Padam

Pertamina Pastikan Seluruh Titik Api di Kilang Cilacap Sudah Padam

Whats New
Kemenko Perekonomian Buka Lowongan Kerja, Gaji Rp 5,5 Juta

Kemenko Perekonomian Buka Lowongan Kerja, Gaji Rp 5,5 Juta

Whats New
Ada Ferrari dan Rolls Royce, Cek Lagi Daftar Lelang Mobil Sitaan Kasus Asabri

Ada Ferrari dan Rolls Royce, Cek Lagi Daftar Lelang Mobil Sitaan Kasus Asabri

Spend Smart
Jokowi Perpanjang Gratis PPnBM Mobil di Tengah Polemik PPN Sembako

Jokowi Perpanjang Gratis PPnBM Mobil di Tengah Polemik PPN Sembako

Whats New
Bukan 42.000 Hektar, Prospek Tambang Emas Sangihe Ternyata 4.500 Hektar

Bukan 42.000 Hektar, Prospek Tambang Emas Sangihe Ternyata 4.500 Hektar

Whats New
Hingga Agustus 2021, Avanza dkk Masih Dapat Diskon PPnBM 100 Persen

Hingga Agustus 2021, Avanza dkk Masih Dapat Diskon PPnBM 100 Persen

Whats New
komentar di artikel lainnya
Close Ads X