Banjir Landa Jabodetabek, Bagaimana Nasib Gudang Bulog?

Kompas.com - 03/01/2020, 22:03 WIB
Pekerja mengangkat beras di Gudang Bulog Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (31/5). Stok beras Perum Bulog Divre Sulselbar mencapai 1.191 ton dan cukup untuk enam bulan kedepan termasuk untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang raya Idul Fitri 1440 H. ANTARA FOTO/Yusran Uccang/aww.
ANTARA FOTO/YUSRAN UCCANGPekerja mengangkat beras di Gudang Bulog Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (31/5). Stok beras Perum Bulog Divre Sulselbar mencapai 1.191 ton dan cukup untuk enam bulan kedepan termasuk untuk mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang raya Idul Fitri 1440 H. ANTARA FOTO/Yusran Uccang/aww.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perum Bulog memastikan gudang penyimpanan beras mereka di Jabodetabek aman dari banjir yang telah berlangsung selama dua hari.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Tri Wahyudi mengatakan baik gudang dan stok beras saat ini masih dalam keadaan baik dan operasional masih dapat berjalan.

"Tidak ada (gudang Bulog terdampak banjir) alhamdulillah kondisi aman semua hanya saja akses menuju komplek gudang yang sulit," ucapnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (3/1/2020).

Baca juga: Jalan Tol Banjir, Ini Penyebabnya Kata Menhub

Selain itu Bulog memastikan stok beras nasional siap disalurkan untuk bencana alam sesuai dengan Permenko PMK No. 5 tahun 2019 dan Permensos No 22 Tahun 2019. Semua kegiatan dikoordinasikan dengan Kemensos RI.

Perum Bulog sendiri saat ini telah mengirimkan pasokan bahan pangan berupa puluhan ton beras, gula, minyak goreng ke wilayah-wilayah yang terkena banjir di kawasan Jabodetabek.

Direktur SDM dan Umum Bulog Bagya Mulyanto mengatakan, pemberian bantuan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dengan berkoordinasi bersama aparat Kodam, kepolisian, dan Pemda DKI.

"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi agar semua pihak membantu dan Bulog langsung bergerak membantu warga korban banjir di wilayah Jabodetabek sejak dua hari lalu,” kata Bagya dalam siaran pers, Jumat.

Baca juga: Sebanyak 400 Ritel Tutup Karena Banjir Dua Hari Jabodetabek

Bagya yang juga koordinator bantuan bencana Bulog menyampaikan, bantuan yang diberikan sudah sesuai dengan koordinasi yang ada. Pihaknya fokus untuk mendirikan dapur umum dengan menyediakan berbagai pasokan dapur.

"Pasokan sementara ini berupa masing-masing 10 ton beras, 2 ton gula dan 2 ton minyak sekiloan," tutur Bagya.

Saat ini Cadangan beras pemerintah (CBP) BULOG sendiri sebanyak 1,9 juta ton. Untuk penanganan Tanggap darurat Bencana alam masing2 Kabupaten/kota disiapkan 100 ton selama setahun dan Propinsi 200 ton per tahun yang dapat disalurkan secara bertahap.

Baca juga: Nataru 2019-2020, Tol Trans Sumatera Dilintasi 1 Juta Pemudik

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.