Rombak Direksi Asabri, Erick Thohir Mau Minta Masukan dari Prabowo

Kompas.com - 13/01/2020, 19:20 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020). Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri BUMN Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) BUMN akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan perombakan direksi PT Asabri (Persero).

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, nantinya pihaknya akan berkonsultasi dengan Menteri Politik Hukum dan Keamanan dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam merakukan perombakan direksi Asabri.

“Karena menyangkut TNI, kita akan konsultasi ke Pak Menhan (Prabowo) dan Menkopolhukam ( Mahfud MD), termasuk upaya penyelesaian,” ujar Arya di Jakarta, Senin (13/1/2020).

Baca juga: IAPI: Kasus Asabri dan Jiwasraya Punya Pola yang Sama

Arya berharap, pihaknya bersama Prabowo Subianto dan Mahfud MD bisa mencari solusi terbaik untuk pembenahan Asabri.

Sebab, menurut Arya, Asabri diketahui berinvestasi di perusahaan-perusahaan yang pergerakan sahamnya kurang baik. Atas dasar itu, portofolio saham Asabri mengalami penurunan hingga 90 persen.

“Diharapkan Pak Prabowo dan Pak Mahfud bisa cari solusi terbaik. Beliau sama kita bersama-sama ambil (keputusan),” kata Arya.

Baca juga: Kementerian BUMN: Ada Investasi Asabri di Saham-saham yang Tidak Bagus

Halaman:
Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X